Ultras Mania Gresik

Kita pernah juara. Gresik pernah juara. Dan sekarang "KAMI RINDU JUARA" Liga Indonesia

Roma Club Indonesia

Kami ada. Kami berpesta. Kami bersatu. Hanya untuk satu kebanggaan, AS ROMA

AS ROMA

LA ROMA NON SI DISCUTE SI AMA

Fan Fiction

Cerita fiksi untuk meluapkan ekspresi jiwa. Tentang hiburan, luapan perasaan, dan pengorbanan.

48 Family

The power of Idol. Idol can't make you horny, just can make you proud with them. Kita pecinta idol sebagaimana kita mencintai sepakbola.

Selasa, 30 September 2014

Selamat Ulang Tahun, Capt !

27 September, bisa jadi hari yang tidak akan di luakan seluruh Romanisti se antero negeri bahkan dunia dan bahkan se akhirat. Karena fans Roma ada juga yang alien. Ada apa di 27 September ? Bagi Romanisti, pertanyaan itu tidak akan sulit untuk di jawab. Sangat mudah malah.
27 September, 38 tahun lalu lahir seorang yang hebat. Seorang yang memberikan segalanya untuk sepaknola, Kota Roma, dan Italy. Francesco Totti namanya. Totti merupakan seorang pribumi atau putra asli kota Roma. Masuk ke akademi Roma bahkan sebelum saya sendiri lahir. Dan melakukan debut ketika saya baru bisa bilang, “Ibu”.
Hebat memang orang ini. Lelaki yang memiliki dua orang anak, yakni Chanel dan Cristian telah memberikan gelar Scudetto untuk AS Roma yang ketiga dan Trophy World Cup ke 4 bagi Italy. Untuk urusan individu, Totti pernah meraih Golden Boot. Untuk pemain yang bukan seorang striker murni pada tahun 2010.
Artikel ini sengaja saya buat telat bukan pas tanggal 27 September. Pertama karena 27 september ada hal sakral lain. Dan memang saya sengaja menunda ini karena saya yakin, AS Roma dan Totti akan memberikan hadiah terindah. Terbukti ? J
Susahnya kalahkan Verona                                                    
27 September, atau Sabtu malam waktu Indonesia, AS Roma harus melawan tim kuda hitam, Hellas verona. Tim asal dimana Iturbe berada sebelum pindah ke Roma ini memang jadi Kuda hitam. Musim kemarin, Verona hampir saja lolos ke UCL. Dengan punggawa gaek seperti Luca Toni, Hellas verona menjelma menjadi kekuatan yang di takuti lawan.
Malam itu, Roma seperti melawan tim yang punya formasi 6-3-1. Dengan 3 gelandang berada di sisi dalam bukan sisi luar. Bayangkan 6 pemain Verona harus menjaga sisi pertahanan Verona. Roma amat sangat kesulitan memasuki kotak pinalti Verona. Ketat sekali seperti celana cowok yang lihat cewel seksi.
Totti, yang di harapkan mencetak gol pun tidak bisa memberikan gol nya. Sampai akhirnya, Rudi Garcia harus mengganti seorang Totti dengan Florenzi. Darah muda asli Roma yang di gadang-gadang sebagai penerus Totti dan De Rossi. Kecewa pada awalnya, karena memang kami berharap Totti lah yang menjadi pemecah kebuntuan.
Kekecewaan itu berubah jadi kebahagiaan. Kala Florenzi mencetak gol pertama untuk Roma berkat assist dari Nainggolan. Blaaar 1-0. Pertandingan semakin ketat dengan Verona yang mulai menekan. Destro yang sering membuang peluang mulai mendapat kecaman. Untung, beberapa menit menjelang laga usai, Destro mencetak gol sensasional dari setengah lapangan dengan sekali control. Blaaaaammm skor akhir 2-0 dan kado dari seluruh punggawa Roma adalah sebuah kemenangan indah.
Sorry, Man. City
Roma masuk ke dalam Grup Neraka. Grup yang isinya adalah langganan UCL. Bayern Munich, Manchester City, dan CSKA Moskow. Banyak pihak pesimis dengan kiprah Roma di UCL. Ya wajar karena Roma lama absen di kompetisi Eropa.
Tapi Roma membuktikan ke publik bahwa mereka siap bermain di UCL. Pertandingan awal, Roma bantai CSKA Moskow 5-1 di Olimpico. Laga kedua melawan Man. City, aroma pesimistis masih memayungi Roma. Ya, karena yang di lawan adalah tim yang punya catatan bagus ketika bermain di kandang. Apa Roma bisa ?
Sebelum pertamdingan di mulai, terjadi “Twitwar” antara akun twitter resmi Manchester City dan AS Roma.

Twitwar di mulai ketika akun twitter MCFC, menyindir AS Roma karena Totti belum pernah mencetak gol di Inggris. Ye, sejarah kelam Roma memang ketka bermain di Inggris. Di gunduli MU 7-1 dan di hajar Arsenal 2-1. Ya, itu sejarah kelam AS Roma beberapa tahun yang lalu.
Totti belum pernah mencetak gol di Inggris dan laga lawan MCFC akan jadi yang pertama. Itu twit akun twitter AS Roma sebelum pertandingan di mulai. Daaaaan baaam, Joe Hart harus rela gawang nya di jebol Totti. Kiper pertama yang gawangnya di bobol Totti di Inggris.

Ini kado terindah buat Totti. Kemenangan manis atas Verona dan gol pertama Totti di Inggris.



Minggu, 28 September 2014

NO K3 NO PARTY

Sebenarnya aku lupa kalau ada “tugas” berbagi cerita buat teman-teman sekalian yang belum bisa datang ke Malang. Untung di ingatkan Kak Hilda nak Bandung yang setia sama Dek Nobi yang cantik imut nan menggemaskan. Mari serbu twitter nya @hildaagh . Jangan cuma di follow, ajak ngobrol aja. Mumpung twitter belum di blokir sama Pak Menteri yang menggemaskan nan menggelikan.
Yak bingung mau memulai ini dari mana. Banyak sekali unek-unek yang ingin di salurkan ke blog yang tak berkelas ini. Ah mulai dari ini aja dulu ya.
Terima Kasih Ringo48, JKT48FansMalang, 48Family_Kediri, B2K48Blitar, dan Pudak48
Berawal dari pertemuan singkat nan padat merayap yang kami lakukan di Mabes Polri eh Mabes Ringo48 bareng Goza nak Kediri yang tinggal di Malang. Deklarasi Koalisi Merah Putih pun terjadi. Bukan bahas politik yang menggelikan cenderung menggemaskan seperti Nobi dan Tata, tapi bahas yang lain. Gresik, Kediri, dan Malang adalah 3 kota yang memang sejak awal “janjian” bikin sesuatu yang heboh. Tentu tidak akan bisa jalan sendiri-sendiri. Di awal dari kami sudah ada ide, dari Malang ada, dan dari Kediri juga ada. Alhasil, ide-ide tersebut di satukan jadi sebuah ide besar. Apa ?
Bentuknya sederhana seperti dukungan ini pada K3. Seifuku Yoroshiku. Simpel kan kalau di bandingkan seifuku Kokoro no Placard yang ribet. Tapi kita ingin buat sesuatu dengan ukuran yang ga biasa. Yang besar sekali seperti cinta ini padamu, mbak yang sekarang lagi bersama cowok lain.
Ya di setujui Project Seifuku Raksasa yang biasa di sebut Giga Flag. Karena memang personil kita kebanyakan adalah fans bola dan sering ke stadion jadi tau lah. Ga tau Giant Flag atau Giga Flag ? Sering-sering lah ke Stadion lihat Sepakbola jangan liat bola di TV saja ~
Setelah ide gila ini sudah matang, barulah kami cari dana. Butuh dana yang sangat besar. Jutaan untuk seifuku besar itu. Kalau di jalani satu kota saja mungkin besoknya kita akan mati kelaparan. Untungnya ada 4 kota (sudah termasuk Blitar) yang siap bantu project ini. Hayo kon, 4 kota gabung jadi satu. Ngeri-ngeri sedap ini. Jutaan melayang pun berasa sedikit. Demi K3 sih ya.
Duit terkumpul pun belum sepenuhnya tenang, sob. Takut kalau seifuku ini gagal jadi karen waktu mepet. Untung Mas Cungkring (begitu panggilannya) sigap saudara. Dan seifuku ini jadi H-2 sebelum konser. Amat sangat mepet. Telat dikit lagi bubar sudah ini project. Itu pun masih belum sempurna. Harus ada yang kita bikin. Ornamen-ornamen belum sepenuhnya jadi. Jum’at pagi, anak-anak kerja keras. Salut aku sama kekompakan teman-teman Ringo48. Satu kata, KELAS !!!
Seifuku selesai semua pada Jum’at malam. Dibawa ke Dome UMM karena ini jelas butuh simulasi. Terimakasih untuk Yupi @Yupiers dan Blaks Creative @BlaksCreative yang sudah mengizinkan kami menjalankan kewajiban kami ini. Hasil diskusi 3 pihak menghasilkan dekrit sebagai berikut : Seifuku ini akan “di keluarkan” ketika lagu Yoroshiku dan lagu terakhir. Hal-hal lain bisa berubah ketika jalannya konser ingin di buat meriah (ini tambahan ku sendiri, rek).
Ini hasil jadi Seifuku Raksasa nya ~

Jalannya Konser #YupiK3Malang
Konser di buka dengan Kageana dari Jennifer Hanna nak Malang yang mengadu nasib di Jakarta sebagai idola kita semua. Di susul dengan lagu 1!2!3!4! Yoroshiku yang buat kita kelabakan karena kaget di gempur di lagu awal dengan menurunkan seifuku raksasa. Ah rasanya senang karena landing dengan sempurna.
Oh gini, jadi saya punya daya ingat yang sudah mulai lapuk. Terlebih karena semalam saya menikmati konser bukan dengan duduk ala di Theater dan menikmati musik Tapi kami bergembira semua dengan indahnya. Jadi mohon maaf jika ada lagu yang terlewat. Kalau mau liat LR yang lebih sempurna, silahkan cek akun wota maniak anonim @TeamNetral ~
Lagu Yoroshiku sempat buat stamina anak-anak mulai redup. Untung sebelum masuk lagu kedua, ada video Korogaru. Istirahat bentar ambil nafas sambil nunggu lagu kedua masuk. Yang gila, meskipun Cuma video tapi yang datang ikut chant wkwkwk. Ya gppa lah kan kalian Garis K3ras ~
Masuk lagu kedua yaitu Ingin bertemu (Aitakatta). Yoroshiku yang jadi simbol lagu K3 dapat di lalui dengan bagus karena sebagian penonton sudah tahu lagu ini. Pas Aitakatta hacep bro. Ya karena Aitakatta sudah biasa di dengar penonton. Semua ikut bernyanyi. Lagu ini saya persembahkan buat yang semalam bawakan Himawari sama Kinjirareta Putih. Aku Ingin Bertemu :’)
Lagu ketiga itu Baby, Baby, Baby. Silahkan cek TL @TeamNetral ya. Lagu ketiga kata orang itu Bayi Kembar Tiga. Ah biarin aja asal Om B senang. Mari langsung saja masuk ke MC. MC kali ini 21 orang atau full member. 21 member Tim terkuat. Duh, Viny. Untung sudah ada vaksin biar ga kena virus dari Viny yang mematikan. Tapi Tata tetap seperti biasa centil nya. Tapi entah kenapa mata saya mau lihat Nobi ya. Ada yang berubah gak dari Nobi sebelum dan sesudah Nobi ikut audisi di Jepang. Entah waktu liat Nobi, merinding rasanya. Dan sempat bilang, “Ini nih anak yang tampil di Jepang. Bangga rasanya.” Di sesi ini, yang buat saya sedikit aneh itu posisi Sisil. Entah kenapa Sisil ada di belakang. You know lah, seorang Sisil itu ibarat petasan. Taruh belakang artinya, MC akan garing. Dan benar, MC kali ini HAMBAR !
Yang buat ketawa paling Chikarina. Itu pun karena lafal yang dia ucapkan terasa aneh bagi sebagian kuping kita. Menahan Sisil untuk melucu itu ibarat blunder, sob. Sempat membayangkan kalau Sisil ada di sebelah Tata atau di sebelah Della yang selama ini jadi juru kunci kelucuan K3. Ah apalah arti membayangkan, sob. Tapi benar, ketika waktunya Sisil untuk Jiko, seisi Dome bergemuruh. Padahal Sisil belum ngomong apapun. Cuma pose “sexy” saja seisi dome sudah ramai. Tau lah gimana Sisil kalau ada di theater.
Ah, Saktia. Ini yang bikin orang-orang lumayan ngakak. Ketika Via coba bahasa walikan khas Malang. Ya begitu lah, antara akting atau enggak. Tapi kalau di lihat sih, Via memang belum bisa bahasa walikan. Dan ketidak tahuannya itu bikin orang-orang ketawa. So, MC kali ini yang menang itu Saktia dan yang sangat di sayangkan itu Sisil. Tapi, ada alasannya sih kenapa Sisil di MC ini seakan di tahan. Tunggu ya
Next, mungkin ini single baru ya atau coupling. Single nya SKE48, Aozora Kataomoi. Baru dengerin versi Indonesia nya dan menurutku mending versi SKE nya sih. Di susul dengan Gomen ne Summer. Sepertinya K3 kali ini SKE banget ya. Setelah Aozora Kataomoi, kali ini Gomen ne Summer yang juga single dari SKE48. Lalu ke Flying Get. Single yang menentukan senbatsu JKT48 dalam single Gingham Check. Hmm Center Yupi dan di apit sama Ayen plus Naomi. Tau sendiri lah hasilnya seperti apa. Menurutku ini jomplang. Ayen dengan kualitas dance yang bagus serta Naomi yang ya begitulah. Sedangkan Yupi yang seperti itu. Oke next.
Lagu ketujuh, single senbatsu pertama JKT48, Gingham Check. Pertama kali nya Tata masuk sebagai senbatsu. Wuiiih doi bercahaya, bung. Pas banget lah dengan pola kotak-kotak. She’s cool. Lalu Oogoe Diamond. Ya, katanya sih yang di tampilin Setlist K3, tapi yang muncul lagu di setlist Tim J. Hihihi *nyengir* ~
Lagu terakhir sebelum MC kedua, Lucky Seven. Dan lagi, ini pertama kalinya saya dengar lagu ini. Lumayan sih ya. Meskipun agak maksa *eh maap*.
MC kedua. Saat ini waktunya member main bola. Ada 7 member yang datang, Naomi, Sinka, Yupi, Viny, Tata, Hanna, dan Saktia. Tata mulai jadi member elit ya. Padahal dulu tertinggal. Semoga fans nya makin banyak *ngapain jadi curhat*
Oke, sesi bola-bola. Ketujuh member tadi akan melempar bola. Setiap bola yang di lempar sesuai dengan nama member. Dan masing-masing member akan kasih hadiah bagi fans yang dapat bola tersebut. Hadiah rata-rata sapu tangan. Tata kasih gantungan kunci couple. Yang cewek untuk fans dan cowok untuk Tata. Wanjir iri saya. Viny kasih kartu Aikatsu. (Apalah itu saya ga paham maksud Viny). Intinya doi “jualan” Aikatsu lah ya. Yupi kasih sapu tangan yang sebelumnya sudah di pakai. Semua member gitu sih, kasih sapu tangan “bekas” mereka. Tapi Cuma Yupi yang “berani”pakai sapu tangan itu langsung di depan fans. Banyak yang rebutin punya Yupi. Batin ku, “Dih, masih akil baligh kok berani berbagi keringat. Berbagi yang lain kek.” #eh
Lemparan ketujuh member lemah alias ga sampai belakang. Cuma si Viny yang mampu menjangkau ring paling belakang dan kebetulan kena anak Gresik sendiri. Thank You Viny. Buat Om B, sorry ya hadiah dari istrimu kena anak Gresik. Coba aja hadiah nya boleh milih, aku pasti milih Azazel di musnahkan dari dunia ini. Gak ding, Azazel dkk itu partner Tata buat cari duit demi masa depan yang lebih baik. Duh, vaksin buat Tata ga ada nih. Takut kejebak lagi saya sama Tata *sad*. Yapz, acara lempar melempar pun selesai. Saatnya masuk dan ke Unit Song ~
Unit Song di buka dengan Blue Rose. Dengan Chikarina, Rona, Paw, dan satu lagi Naomi. Saya fokus ke dua member. Ayen dan Naomi. Ayen karena saya suka gerakan dance nya yang enerjik tapi tidak kelewat batas. Dan Naomi yang terkenal dengan image seksi. Daaaaan benar saudara, Blue Rose kali ini lebih “panas” di banding saya lihat 2X Blue Rose di Theater. Meskipun kondisi di Dome dingin. Karena ada sesi “Buka Jaket” yang di lakukan di tengah-tengah lagu. Brrrr reaksi anak-anak langsung beda. Melongo seakan mata mau meloncat keluar. Edan ini Blue Rose. Paw, yang selama ini muncul dengan image lucu seakan berbanding 180’. Gimana enggak, doi gabung di Unit Song para member “gila”. Image lucu imut-imut berubah jadi sexy seketika. Chikarina, ya dengan berbekal pengalaman yang segudang selama di AKB48, wajar lah kalau penampilan dia bagus di Unit Song ini. Efisien. Yang terbaik Ayen dengan kemampuan dance nya yang istimewa dan Naomi yaaaaaang ......... *isi sendiri*
Oke, masuk ke Unit song kedua yakni Itoshisa no Defense yang di bawakan Yona, Noella, dan Lidya. Entah kenapa mata saya melihat ke blockingan si Noella terus. Ini anak perkembangannya pesat. Edan bagus banget. Sesuai porsi banget. Sampai Yona ketutup sama ini anak. Noella istimewa.
Selanjutnya, Kebun Binatang. Ada 8 member, yaitu Sinka, Ikha, Yupi, Natalia, Shaffa, Sisil, Via, dan
Kinjirareta Futari, milik Tata (Putih) dan Viny (Hitam). Entah kenapa di lagu ini, saya merasakan sesuatu yang berbeda. Tata untuk urusan pendalaman peran bagus banget. Ingat dulu di Higurashi dia memainkan gimik muka yang berbeda di lagu yang barengan. Penjiwaan dia kelihatan sekali disini. Mungkin karena dia memendam cinta terlarang saat ini *abaikan*. Viny, ini anak memang punya wajah sayu. Bukan tipikal member yang ceria dan wajah lucu imut seperti Yupi ataupun Nadila. Dan di unit song ini, cocok buat Viny. Overall, 2 member ini saling mengerti satu sama lain. Sudah kompak lah. Good Job lah.
Dan yang terakhir, jreeeng jreeeeng jreeeeeng, Himawari. Klimaks nya disini. Ibarat orang onani, Himawari ibarat Orgasme. Lebay sih, tapi tanya sama anak-anak di sana deh. Himawari dengan member Nobi yang pakai blockingan Della, Hanna, Uty, dan Della yang pakai blockingan Viny. Disini, kualitas suara yang di perlukan. Nobi menang banyak karena memang secara dance, di akui Nobi tidak begitu maksimal, bukan berarti jelek juga. Mari ke Hanna saudara. Sang empunya Himawari. Himawari=Hanna. Itu menurut saya sih. Bukan karena nama dia di panggil dua kali saat di DVD BNT. Tapi tatapan laser Hanna (kalau boleh pinjam istilah Daniel) itu begitu menusuk. Himawari mengandalkan “kode” lirikan mata dari member bukan dengan dance yang energik. Uty itu pemain cadangan dari Octi. Kata temen saya si Fendy yang saat ini lagi LDR sama Tata, Hanna, Rachel, Rica sempat bilang kalau Uty ini masih jauh di bandingkan Octi ataupun member yang isi Himawari yang lain. Saat itu mungkin saya diam saja karena memang belum liat Uty perform. But kemarin, saya berani menyangkal itu. Uty istimewa. Della ya begitulah. Agak kecapekan mungkin ya ini anak.
Unit song kali ini yang paling tinggi secara rating sih, Blue Rose, Himawari, Kinjirareta, Itoshisa, dan Ame no.
Masuk ke MC ketiga. MC paling absurd yang pernah saya lihat. Niatnya sih belajar bahasa walikan. Tapi ya gitu, aneh jadinya. Via di ajarin bolak balik tetep ga bisa. Ah iya membernya, Lidya, Ikha, Via, Della, Sisil, dan Chikarina. Ada Sisil dan lumayan gak garing. Ketolong Sisil dan Della. Dua orang ini jadi pionir MC kali ini. Tanpa mereka berdua, saya jamin GARING. Ikha banyak ketawa daripada ngomong. Chikarina gitu lah, ditanya apa jawabnya apa. Wajar, masih baru di Indo. Via “mencoba” melucu dengan bahasa walikan yang acak adut hahah. Sisil dan Della ribut sendiri yang bikin lucu. Mereka rebutan paling tinggi. Della troll Sisil tapi di balas sama si Lidya. Kalah tinggi gitu. Trus sok jadi model sexy dan Sisil menang versi ku. Ya Sisil bisa mainkan peran banyak, jelas menang jauh lah. Sisil jadi yang terbaik di sesi MC kali ini.
Habis MC, lanjut ke Virgin Love. Lagu di setlist Seishun Girl. Lagu bagi yang masih virgin. Yang sudah ga virgin silahkan mlipir alus guys. Di lanjut Sonna Konna Wake De. Yang masih di bawah umur, boleh lah jangan baca bagian ini. Atau yang masih belum pernah liat theater nya SG, jangan ya. Bahaya, nanti kalian horny dan orgasme kan bahaya. Sonna Konna Wake De ciri khas nya jelas buka baju member. Bukan bugil sih tapi kalau sudah lihat Naomi, brrrr bergetar hati abang, nak :’).
Lanjut ke Bingo. Bingo Bingo akhirnya kita berjumpa lagi. Bingo Bingo aku rindu kamu ngooooo. Hiks. Ini lagu yang sangat cocok bagi kalian-kalian fans far yang memendam rindu ke member. Eh fans far, emang ada fans far ? Semua sama di mata fans kecuali Skyleng ~
Daaaan bersepeda berdua. Lagu yang amat sangat di sukai fans. Saat terbaik untuk mengeluarkan kemampuan suara fans. Dan tribun atas menggila. Mereka jalan kanan kiri untuk menikmati lagu. Ada banyak jalan untuk menikmati lagu, sob. Kami pun begitu, menggila di lagu ini. Masalah ? J
Balik ke MC, sob. Eh ini bukan MC sih. Tapi cerita atau drama lebih jelasnya. Antara Nobi sang maestro akting yang sempat ikut audisi Oz Wizard dan Sisil sang maestro troll kelas atas. Dan Sisil di Troll Nobi IDOL PAPAN BAWAH. Hahahah. Ada yang masuk dari belakang dan sreeeeeetttttt bilang, “Daripada Berantem Lebih Baik Makan ........” Sengaja karena saya tidak dapat sponsor. Sponsor mulai bergeliat saudara.
Lagu di mulai lagi dengan yang “katanya” spesial dari K3. Yakni Medley K3 yang di mulai dengan River, Manatsu, Ponytail, Kimi no Koto Ga Suki Da kara, Mirai no Kajitsu, Shoujutachi Yo, dan Yuuhi. Sesi kali ini berakhir dan Encore pun di mulai.
No K#3 No Party No Party No K3 syalalalalalal subidabidubidam
Encore sempat rusuh karena ada pihak yang ingin merusak encore. Siapa ? Tak tahu lah saya.
Daaaan Lay Down. Edyaaaaaan Lay Down. Ga fokus saya sudah. Naomi beraksi lagi. Lagu milik Naomi ini. Lainnya hanya jadi “penambah keseruan” semata. Semua mata tertuju ke Naomi. Kasian ibu-ibu di belakang saya yang bawa anaknya. Tutupin matanya, buk. Kasian anakmu keracunan hal begituan. Yang cowok, kasian juga. Resleting rusak semua mereka. Bahaya ini Lay Down. Kalau kata anak-anak, vaksin kudu kuat kalau tak mau ketularan virus.
Lay Down selesai dan ada K3poin Oshi ala MinLid dan MinYon tentang persiapan dan perjalanan ke Malang. Awas, defense lemah bisa kena racun Yona. Ya K3poin Oshi ini hasil kematangan K3 dan Kreativitas K3 yang patut di apresiasi. Salut.
Dan di lanjut sama Korogaru. We Are The TEAM K. Giant Flag siap di luncurkan komandan. Giant Flag Siap Landing

Hanya Satu Kata : ISTIMEWA !
Lalu ada KFC. Saya makin ga fokus kawan, sorry. Karena memang project ini tanggung jawab 4 kota jadi mau ga mau fokus ke project. Tanggung jawab bersama, bro. KFC tanpa Shanju itu bagai aku tanpamu. SEPI !

KFC tiba-tiba berhenti di tengah. Ada promosi sponsor. Malas bahas ah.Saya ga di bayar soalnya. Lalu ada pemenang dance cover sponsor dapat hadiah dance bareng member. Daaan ada cowok broooo iya cowoook. Lupakan. Dan ada Encore kedua.
Encore lagi dan di tutup dengan Heavy Rotation. Penutupan yang indah sekali. Heavy Rotation yang jadi lagu wajib JKT48. Dan sekali lagi Seifuku raksasa di turunkan kembali dan di bawa ke tengah penonton.
Penutupan yang manis. Dari kami untuk kalian, dari kami Garis K3ras untuk kalian Team K3.
Yang Tak Terlupakan
Selain aksi gila (Seifuku Raksasa) dari kami, hal lain yang tidak akan bisa saya lupakan adalah di pertemukannya lagi saya dengan idola para member, Om B. Si Om yang baik hati dan tidak sombong datang “lagi” ke Konser JKT48. Dan setelah itu doi balik ke Jakarta dan liat Theater Gen 3. Selesai show ke Bogor liat konser Tim J. Sugoooooooiiiii !!!!!
Oh iya, saya juga akhirnya ketemu dengan sepuh nya ThaliAlliance yang rela datang jauh-jauh dari Jakarta untuk ketemu Azazel, eh Tata maksudnya. Ya, sebut saja namanya Romario naque gaul Jakarta.Saya juga ketemu dengan ThaliAlliance lainnya. Alhamdulilah lah ya, sejak dulu mau ketemu kok rasanya sulit banget. Eh akhirnya di pertemukan di Malang.
Itu sekilas foto bareng Maniaque Tata. Jangan di tanya saya yang mana, bahaya.

Dan untuk pertama kali, dari Gresik berangkat banyak ke Malang. Sekitar 20 orang datang ke Malang untuk lihat K3.



Yang kurang adalah saya tidak bisa bertemu dengan teman-teman dari Novintavers. Ah tak apa, semoga di lain kesempatan dapat di pertemukan dengan mereka.
Yapz, intinya terima kasih JKT48 khususnya K3yang K3ce dan BerK3las. Terimakasih Blaks Creative (Mas Wisnu), Sponsor (Yupi), RINGO48 Idoling Crew, Casoif Malang, 48 Family Kediri, B2K48Blitar, Pudak48, ThaliAlliance, dan semua kawan-kawan saya yang tidak bisa saya sebutkan semua disini. Kalian luar biasa, sob. Yuk kumpul lagi bahas project lain yang tentunya #AwayDay.

Salam 3 Jari, Salam dari kami Garis K3ras K3 ~

Minggu, 07 September 2014

Strategi Baru JKT48

Ada pemandangan berbeda ketika Single terbaru JKT48, Kokoro no Placard rilis. Bukan karena seifuku baru JKT48 yang semakin mewah dan terkesan ribet. Tetapi karena yang menjadi Center saat ini bukan lah Ibu Negara, Melody. Karena sejak single awal JKT48, Melody selalu menghiasi barisan depan dan tengah formasi senbatsu. Tapi di single ini, Shania lah yang menyandang status Center.
Ada apa dengan Melody ? Spekulasi mulai bermunculan. Mulai dari isu Melody yang mau grad sehingga JOT mempersiapkan center baru atau member ACE  baru, atau isu yang lebih soft, bahwa fans sudah mulai inginkan penyegaran. Saya mencoba membersihkan pikiran saya dari hal-hal negatif terkait keputusan itu. Tetapi isu Melody yang akan grad semakin gencar. Ada beberapa alasan, mengapa isu tersebut paling masuk akal.
1.      Umur Melody Semakin Bertambah
Melody mungkin bukan member tertua di JKT48, karena masih ada Rica Leyona yang lebih tua. Tetapi, Melody yang masih terikat dengan salah satu perguruan tinggi sebagai salah satu mahasiswa dan tuntutan kampus yang di namakan ((WISUDA)) lah yang membuat seseorang harus berfikir berulang kali. Mau sampai kapan, Melody menduakan pendidikan yang sudah berjalan separuh.
2.      Banyak Acara Yang Di Ikuti Member Lain
Net TV adalah salah satu stasiun TV yang sering menggunakan jasa member JKT48. Mulai dari Nabilah dan Haruka yang mengisi di Ini Sahur dan Ini Talkshow, dan Shania yang mengisi di Tetangga Masa Gitu di Episode tanggal 7 September 2014. Dan Veranda yang sempat masuk di sitkom di salah satu stasiun TV. RCTI juga tidak mau ketinggalan. Serial Bima X juga menggunakan jasa Thalia sebagai salah satu bintang nya. Dari sekian nama tadi, tidak ada nama Melody yang di sebut sebagai member paling berpengaruh di JKT48.
Lalu tujuannya apa ? Saya menduga, bahwa JOT sengaja mencari member lain yang secara popularitas di umum (non fans) kurang meningkat. Tak ada satupun orang di luar fans yang tahu Haruka dan Thalia sebelum dua member itu muncul di TV. Khusus untuk Haruka, popularitas Haruka saat ini sedang meningkat tajam. Mengandalkan Melody sebagai pioner tentu bagus, asal ada pengganti yang lebih sepadan secara popularitas. Dan ini yang coba di bentuk oleh JKT48 Operational Team. Karena di AKB48, kehilangan sosok Acchan (Atsuko Maeda) adalah sebuah bencana. Dan manajemen bergerak cepat dengan menaikkan member-member muda nan potensial seperti Kojimako yang sempat membawakan Waruki di Kouhako 2013 ataupun Paruru yang jadi Center single Eien Pressure. Dan saya menilai bahwa langkah ini di tiru oleh manajemen JKT48.
3.      Center Baru JKT48
Sempat di singgung di awal, bahwa single terbaru JKT48 menghasilkan center baru. Bukan lagi Melody yang selalu mengisi posisi center. Mungkin hanya Yuuhi dan River (Double Center dengan Kinal). Dan saat ini, Shania lah yang menjadi new center.
Bahkan banyak yang menyebut ini sebagai sebuah era baru JKT48. Setelah banyak yang ingin adanya perubahan Center, maka JOT mengabulkan itu. Dan yang akan “banyak omong” di kegiatan TV jelas adalah center Koplac, mungkin di bantu oleh Melody sebagai Kapten JKT48. Penunjukkan kapten JKT48, bagi sebagian orang adalah langkah untuk menahan Melody agar tidak grade.
Ketika Shania lebih sering masuk TV untuk promosi single baru, wajahnya akan semakin di kenal publik dengan harapan ada perubahan persepsi publik tentang JKT48 dan Melody
4.      Ini Saatnya
Menurut saya, ini lah saat yang tepat JKT48 hidup tanpa sokongan dari Melody. Di saat banyak member yang namanya mulai di kenal publik seperti Haruka dan Nabilah. Bukan mau mengesampingkan peran Melody yang begitu besar, tetapi JKT48 butuh orang baru dan “simbol” baru. Karena jika menahan Melody untuk grade artinya menahan JKT48 untuk bisa lebih mandiri.
Ingat, bahwa JKT48 itu team bukan individu-individu tertentu, yang membawa JKT48 menjadi seperti ini adalah all member JKT48 itu sendiri. Meskipun ada beberapa member yang mencuat, itu hanya pembagian peran saja yang berbeda. Bahkan dulu ada anekdot yang mengatakan bahwa Team J itu spesialis masuk TV, dan Team K3 spesialis Theater. Itulah untungnya punya member banyak yang merupakan salah satu ciri khas dari 48 Group. Dan Melody, jasa Melody untuk JKT48 sangat besar. Tetapi Melody juga punya masa depan yang lain yang mungkin tidak di JKT48. Melody ingin mengejar cita-citanya sebagai Menteri Pertanian.
Tidak ada yang tahu kapan member akan lulus dari JKT48. Yang pasti, suatu saat itu akan terjadi pada Melody seperti yang terjadi pada Stella dan beberapa member yang lain. Hanya waktu yang bisa menjawab.

Jumat, 05 September 2014

Review Gresik United 2013-2014

Penampilan Gresik United di tutup dengan sangat mengecewakan. Di tekuk Persik Kediri di Stadion Brawijaya dengan menurunkan tim lapis kedua dengan skor 3-0. Dengan alasan untuk mengevaluasi tim. Memilih mana yang layak di pertahankan dan tidak. Apalah itu alasannya, kekalahan tetap kekalahan. Dan kekalahan di Stadion Brawijaya merupakan sesuatu yang pantas kita dapatkan. Dengan permainan yang sangat buruk.
Para pemain seperti tidak punya determinasi untuk bermain. Hanya beberapa pemain yang punya determinasi tinggi untuk bermain. Apa karena pertandingan sore kemarin sudah tidak menentukan nasib apapun. Bahkan ada satu pemain yang menjadi buah bibir suporter. Bukan karena permainan indah. Tapi karena permainan busuk nan lamban ala kura-kura. Harusnya, ketika staff pelatih memilih untuk memainkan tim lapis kedua yang tujuannya untuk evaluasi tim, para pemain yang berlaga harus memberikan 100% bahkan 150% dari yang di punya. Harus mampu unjuk gigi ke pelatih, manajemen, serta suporter yang datang.
Selain kekalahan memalukan tersebut, ada banyak hal yang bisa di cermati dari Gresik United di musim ini.
1.      Kehabisan Bensin
Seperti musim lalu, Gresik United sempat merangsek ke papan tengah. Tapi masuk pertengahan kita hancur lebur dan akhirnya terjadi pergantian nahkoda. Musim kemarin pelatih kita juga di ganti. Karena kita kehabisan bensi di tengah jalan. Bahkan yang lebih parah, kita tak punya kekuatan lagi untuk mendorong mobil yang kehabisan bensin. Karena skuad kita tidak mendukung. Yang ekstrim, selama 3 musim berturut-turut, kita selalu mencapai Peak Performance di akhir musim. Musim pertama di ISL, kita lolos degradasi karena di Playoff kita menang. Musim kedua, kita lolos dari degradasi setelah menang di 2 laga kandang terakhir melawan Tim asal Papua. Dan bahkan kita harus menunggu hasil tim lain untuk memastikan lolos. Dan musim ini, momentum kita terjadi setelah libur puasa. Biasanya, di musim ke empat ada perubahan besar. Semoga.
2.      Salah Pilih Pemain
Bukan rahasia lagi, kalau pelatih akan selalu punya anak emas di setiap tim yang di belanya. Dan musim ini apes terjadi di Gresik United. Kehadiran Pape bukan malah membuat tim kuat, malah membuat tim menjadi rusak. Pape adalah anak emas Agus Yuwono ketika masih menukangi Persidafon. Dan itu di bawa ke Gresik United yang memiliki kultur sepakbola yang berbeda. Kurang mampu adaptasi, itulah yang kurang dari Pape. Serta kurang punya determinasi. Buktinya, Pedro yang masuk di tengah musim mampu memberikan angin segar dan menjadi salah satu pemain kunci yang mampu membawa tim menjadi lolos degradasi.
3.      Rombakan Besar-Besaran
Musim ini,GU melakukan perubahan besar. Dengan mendatangkan banyak sekali pemain baru. Baik di awal musim ataupun di tengah musim. Dan membuang banyak pemain di tengah musim juga banyak. Fajar Handika, Elthon Maran, dan Pape adalah pemain yang masuk di awal musim dan di tendang di tengah musim. Untuk menggantikan posisi mereka, di datangkan lah Pedro, Wismoyo, serta pemain dengan skill tinggi dan serba istimewa, Gustavo Chena (applause). Tapi apa hasil dari perombakan besar ? Nihil. Bukan tentang kualitas tim yang kurang. Tapi karena setiap musim, GU memiliki pelatih baru dan dengan skuad yang baru dan adaptasi baru lagi. Dan itu tidak efektif.
Banyak yang menyayangkan manajemen tidak mempertahankan Sultan Samma, Rizky Nofriansyah, Siswanto, Erol Iba, Ambrizal, serta The Legend, Agus Indra Kurniawan. Yang di perlukan adalah keteraturan dan kesolidan tim. Lihat Juventus dan Persipura yang memiliki skuad yang tidak jauh berbeda dari musim-musim sebelumnya. Secara kualitas bagus dan mereka saling mengenal satu sama lain. Bedakan dengan Man City di awal ketika mereka merekrut banyak pemain bintang. Juara ? Tidak. Musim berikutnya juara. Atau Persib Bandung yang skuad nya penuh pemain bintang. Juara ? Tidak. Tapi musim ini, dengan skuad yang tidak banyak berubah, Persib jadi kekuatan besar yang memiliki peluang besar raih gelar ISL.

Musim 2013-2014 sudah berakhir. Musim ini di tutup dengan kesedihan. Dan semoga musim depan di buka dan di tutup dengan senyuman. We Love You Gresik United

Rabu, 20 Agustus 2014

Atas Nama Cinta

“Arek-arek iku lapo ngadek nyanyi.. Di bayar piro emang. Goblok.” – Anak-anak itu ngapain berdiri bernyanyi. Di bayar berapa memang. Bodoh.
Sejenak saya tertegun setelah mendengar celetukan orang belakang saya ketika lihat Gresik United bermain melawan Sriwijaya FC, 20 Agustus kemarin. Ada benarnya memang kata dia. Berdiri 90 menit dan hanya bisa duduk selama 15 menit, yaitu ketika rehat babak pertama. Tak jarang mereka harus ikut bernyanyi dan menggoyangkan tangannya mengikuti aba-aba dirigen yang berdiri.
Mereka tidak di bayar layaknya para pendemo bayaran yang akhir-akhir ini lagi jadi trending topic. Mereka tidak di beri makan layaknya Panasbung atau pasukan nasi bungkus. Kalau beruntung, mereka semua hanya mendapatkan air minum yang jumlahnya tidak sesuai dengan jumlah yang berdiri dan bernyanyi. Artinya ke legowo an antar mereka untuk berbagi lah yang paling penting dan di butuhkan. Air minum itu di dapat ternyata dari patungan kawan-kawan sendiri.
Mereka mengorbankan banyak hal ketika datang ke dalam stadion. Tiket kelas ekonomi atau suporter di seluruh Indonesia sekitar Rp. 10.000-Rp.30.000. Bahkan mereka juga mengeluarkan uang lebih untuk membeli aksesoris tambahan sebagai pelengkap. Mulai dari kaos, syal, bendera, tongkat bendera, dan yang ekstrim flare.
Mereka juga mengorbankan waktu. Dalam sekali pertandingan sepakbola, membutuhan sekitar 2 jam selama pertandingan berlangsung. Di antara yang datang di stadion, mereka merelakan waktu kerja nya, waktu istirahatnya, dan yang paling parah banyak yang bolos sekolah dan kuliah demi melihat tim kesayangannya ke stadion.
Untuk apa mereka melakukan itu ? Iseng saya tanya, “Demi tim kesayangan, bos.” “Loh kan iki di gawe kuto kene. (Kan itu untuk kota kita)” dan yang terakhir, “Cinta sama tim kesayangan, bro. Apapun di lakukan.” Wow sebegitu banyak alasan yang di ungkapkan. Dan saya menyimpulkan alasannya adalah cinta kepada tim kesayangan dan membela kota kelahiran.
Kadang, kalau sudah cinta apapun di lakukan. Lihat cerita Romeo dan Juliet atau cerita-cerita di FTV di Indonesia. Kadang, cinta bisa membuat kita bertindak bodoh. Tetapi bagi kita, tindakan yang di anggap bodoh itu adalah tindakan yang wajar.
So, atas nama cinta mereka (suporter fanatik) rela mengeluarkan uang berapapun, menghabiskan waktu selama apapun, dan menghabiskan tenaga demi tim kesayangan.

“Saiki aku ngenteni kowe, dino iki males nyambut gawe. GU FC ayo di belani. Arek Ultras, mendem rame-rame.”

Senin, 18 Agustus 2014

Sekilas Pajama Drive Revival Show Jilid II

“Ah, paling yang lolos itu-itu lagi. Bosen.” Kata salah seorang fans begitu tahu akan di adakan Pajama Drive Revival Show atau PDRS. Nada sumbang seperti itu seakan jadi kebiasaan ketika ada voting-voting yang melibatkan fans.
Ada benarnya memang kata dia. Manajemen tentu tidak akan rela kehilangan pendapatan besar dari Theater, apalagi ketika ada event, karena member “ace” tidak lolos dalam perhitungan akhir. Tetapi kita juga harus ingat, bahwa yang menentukan segalanya adalah kalian wahai para pemegang duit. Kalian lah yang akan menentukan, member mana aja yang akan lolos dan mengisi pos-pos mana saja.
Eits, tapi siapapun yang akan mengisi pos-pos di PDRS, penghuni theater akan penuh. Percaya deh. Karena memang candu yang di sebarkan sudah merasuk sampai ke lubuk hati yang paling dalam.
Dan ada beberapa hal yang perlu di soroti terkait PDRS yang baru selesai di umumkan  beberapa hari yang lalu.                                                                                                                                                             1.      Gagal nya Nabilah
“Oh men, Nabilah gak lolos. Ini pasti konspirasi JOT.” Itu kata-kata yang terucap dari kawan-kawan yang mengikuti kegiatan pengumuman PDRS. Se begitu kaget nya kah mereka ? Wajar ? Mungkin wajar mungkin tidak. Wajar kaget, karena selama ini Nabilah di kenal sebagai “Oshi Sejuta Umat”. Tapi di PDRS kali ini, Nabilah “hanya” menjadi Backdancer atau sama seperti Melody ketika PDRS Jilid I dulu. Tidak wajar, karena kembali lagi bahwa fans adalah tuhan. Fans yang menentukan siapa saja yang masuk ke dalam 16 wanita terpilih.
Mari lihat kembali, siapa saja yang “kerjasama” dengan Nabilah dalam proses PDRS ini. Ada Vinny, Elaine, Ayen, Yupi, serta Nabilah sendiri. Dari 5 orang tersebut, yang lolos ada Vinny, Ayen, dan Elaine. Nabilah kalah oleh seorang anak baru muncul seperti Elaine. Kwek. Sungguh ironis saudara. Sama seperti ketika Melody kalah di PDRS jilid I.
Apa benar ada konspirasi yang sengaja di ciptakan oleh JOT sendiri ? Lalu, kalau ada untuk apa ? Strategi Marketing ! Iya, strategi marketing. Kok bisa ?
Gini, pasca Melody gagal masuk PDRS Jilid I, lalu ada kawan yang Melody Oshi tiba-tiba nyeletuk, “Wah, next Revival harus lolos ini Melody.” Dan ingat, jumlah Vote akan terus bertambah. Tidak akan berkurang ataupun stagnan. Lawan yang di hadapi akan semakin sulit, dan kalau ingin memasukkan idola nya, harus berusaha lebih keras lagi dengan satu cara, VOTE. Dan Vote dengan apa ? UANG. Jelas ? J
Tetapi, apapun itu tujuan JOT saya yakin itu juga yang terbaik bagi idola kalian. Ganbatte                             2.  Elaine, “Atletico Madrid” nya Liga PDRS
Siap di antara kalian yang “sinis” ketika tahu bahwa ada Revival Pajam Drive ? Hayo ngaku saja deh. Kalau ga mau ngaku, saya yang akan ngaku. Ya, saya adalah salah satu yang heran dengan adanya PDRS ini. Selain karena revival yang pertama juga menggunakan Pajama Drive, tetapi ada alasan lain. Yaitu masih adanya Gen 3 yang membawakan setlist Pajama Drive. Setlist yang di bawakan untuk Revival, harusnya “sakral”. Sakral maksudnya adalah, setlist yang di gunakan bisa membuat fans merasakan nostalgia karena sudah lama tidak di bawakan.
Itu alasan kenapa beberapa anak Pulau Matahari sempat kecewa dan ngedumel. “Kenapa bukan BnT sih yang di bikinn Revival.” Celetuk salah satu anak Pulau Matahari. Ya, karena bagi anak pulau matahari, BnT adalah setlist yang cukup bikin rindu.
Ternyata eh ternyata, ada anak Gen 3 yang lolos lho. Namanya Elaine Hartanto atau biasa di panggil “Kwek”. Eh salah, Elaine maksudnya. Menjadi satu-satunya anak Gen 3 yang lolos, tentu dia senang. Saya jamin itu. Tetapi jangan heran, karena sejak awal audisi, Elaine adalah salah satu finalis yang cukup famous selain Michelle.
Jika Atletico Madrid mampu memenangkan title La Liga dengan mengalahkan seteru abadi nya, Real Madrid, maka Elaine sukses menyingkirkan Nabilah. Tau lah ya seperti apa kekuatan Nabilah dan fans nya di Unit Kagami.
Yang patut di tunggu adalah bagaimana jalan Elaine selanjutnya. Jika Atletico setelah itu kalah di Final UCL, bagaimana nasib Elaine di next Revival atau Next Sousenkyou ? Tidak ada yang tahu.
             3. Apalah Itu Koalisi
Tenang, ini bukan tentang koalisi ala politik-politik yang berkembang saat ini. Bukan koalisi yang di bentuk atas kesamaan platform, visi dan misi politik. Tetapi ini koalisi yang di bentuk atas dasar hmmm atas dsasar apa ya. Mungkin atas dasar kepepet. Kepepet dan rasa tidak pede untuk jalan sendiri. Oh, dan koalisi yang di bentuk atas dasar kewajiban untuk mengisi slot kosong dalam unit song.
Jika koalisi yang di bentuk dalam politik yang sebenarnya, kepentingannya adalah memimpin Indonesia dan menghasilkan uang bagi partai, maka koalisi ini justru sebaliknya. Memang, kepentingannya sama yakni memasukkan idola nya ke dalam 1 dari 16 member idola. Tetapi yang berkoalisi malah menghabiskan duit jutaan untuk ini dan dalam koalisi partai politik, para koalisi mendapatkan uang. That’s different.
Dan dari 5 unit song yang di perebutkan oleh banyak koalisi, serta slot 16 member saja yang masuk dari 70-an member, hanya 2 unit song yang isinya sesuai dengan koalisi. Yakni Jonjou Shugi (Melody, Hanna, Frieska) dan Tenshi no Sippo (Kinal, Veranda, Shanju). Dan yang lainnya random alias berantakan. Meskipun 3 unit sisanya ada beberapa anggota koalisi yang masuk, tetapi tetap saja rusak. Kenapa demikian ? Kan seharusnya, koalisi itu satu suara. Kok ini bisa berbeda. Kalau satu masuk, harusnya smeua anggota koalisi juga masuk.
Lihat Jonjou Shugi, 6 member teratas isinya adalah 2 koalisi yang terbentuk. 1-3 yang di sebut di atas, dan 4-6 adalah Koalisi Serabi, yaitu Rica, Sendy, dan Novinta. Masih sesuai lah ya. Meskipun secara suara, ke 6 member di atas semua berbeda meskipun dalam satu koalisi. Yang random lagi malah Kagami. Kagami itu ibaratnya Unit Song gado-gado. Tak bisa di tebak. Member yang awalnya di pengumuman sementara ada di atas, tiba-tiba mencelat dan hilang.
Balik ke mengapa ada perbedaan member yang masuk dalam unit song, padahal mereka satu koalisi. Ini sempat di tanyakan oleh salah satu skyleng asal Bondowoso eh Wonosobo. Simpel jawabannya. Egoisme antar tim dalam koalisi serta adanya fans yang enggan untuk bergabung dalam koalisi dan akhirnya melakukan vote berbeda dengan para koalisi.
Jelasnya begini, jumlah member yang bisa di vote dalam sekali sms itu tergantung dari jumlah member dalam Unit Song. Koalisi akan bergabung untuk bersatu mengisi slot kosong dalam Unit Song. Ambil contoh koalisi Serabi dalam Jonjou Shugi yg isinya 3 orang. Makanya mereka isinya 3 member, Sendy, Rica, Nobi. Harusnya, mereka bertiga punya suara yang sama. Kenapa beda ? Karena juga ada yang vote Rica dan Sendy tapi tidak dengan Nobi atau sebaliknya. Dan itu terjadi hampir di semua member.
Kedua tentang egoisme. Banyak fanbase yang melakukan vote tidak sesuai dengan perjanjian awal. Bukan berarti mereka melanggar, tetapi karena mereka merasa bahwa kewajiban untuk melaksanakan peraturan dalam koalisi sudah di laksanakan. Jadi, mereka tidak menyalahi aturan, karena sudah merasa melaksanakan kewajiban koalisi.
Yang terpenting sejatinya adalah, bagaimana kita semua tidak menganggap hal ini terlalu serius dan akhirnya bikin dongkol dan saling memusuhi satu sama lain. Ingat bahwa ini hanya sebagian dari hobi mu yang memuluskan jalanmu untuk bersenang-senang. Kalau bikin dongkol, namanya bukan hobi mu lagi. Karena tidak bisa bikin senang.
Lalu, saya ingat kata Jonap. Kalau ada yang merasa kesal dengan hasil PDRS, sialhkan kumpulkan bukti-bukti yang kuat. Serahkan ke yang bersangkutan daripada harus ngomel-ngomel dan justru membuat mamber idola kalian kecewa.
Atau paling tidak, ketika pengumuman PDRS kemarin, member idola kalian harusnya maju ke hadipan fans dan katakan bahwa dia menarik diri dari rekapitulasi suara PDRS dan bawa ini ke MK. MK yaitu Mahkamah Kewotaan. Berikan bukti-bukti yang mungkin butuh kontainer untuk membawanya. Kasih saksi-saksi yang menguatkan gugatan kalian ke MK. Kasih saksi yang jarak rumahnya dengan kantor distrik atau kelurahan 300 Km eh 300 Meter. Mungkin yang salah adalah DPKTB nya atau ada konspirasi dari operator seluler yang bisa menggelembungkan suara. Ah sudahlah, mungkin saya harus istirahat.


NB : Tulisan yang saya buat tidak bermaksud untuk menyinggung siapa-siapa. Bagi yang meras tersinggung, mungkin kalian harus piknik dan main-main lah ke F4 FX Sudirman.

Sabtu, 16 Agustus 2014

Buat Virus Yang Lebih Mematikan, Coach !

Dalam sepakbola, kalah dan menang adalah hal yang biasa. Setidaknya itu yang pernah di katakan pelatih sekolah sepakbola saya semasa kecil ketika tim kami saat itu menderita kekalahan setelah menang di 2 laga awal turnamen SSB se Jabodetabek. Tidak ada yang aneh ketika sebuah tim kalah atau menang. Tetapi menderita kekalahan berturut-turut dan yang mengalahkan adalah tim yang secara peringkat jauh di bawah tim tersebut. Saat ini saya sedang membicarakan tentang Timnas U19.
Prestasi yang di dapat dan di hasilkan secara keras selama mengikuti turnamen tahun kemarin seakan tidak ada artinya. Pondasi yang sudah di bangun selama ini seakan runtuh begitu saja, ketika hasil yang di dapat akhir-akhir ini jeblok. Dan saya mencoba melihat, mengapa Timnas U19 saat ini sedang “jeblok”
1.      Minim Kreasi Serangan
Dalam Football Manager, ada yang namanya Familiarity Tactic. Semakin penuh tabel nya, artinya pemain semakin paham dengan formasi dan taktiknya. Tapi, FM memberikan 2 lagi slot kosong yang bisa di isi manager untuk memberikan alternatif taktik. Tujuannya adalah agar manager bisa memberikan variasi permainan kepada tim yang di tukangi nya. Hubungannya dengan U19 ?
Mari lihat formasi yang di keluarkan oleh Coach Indra Sjafri sejak AFF U19, Kualifikasi Piala Asia. Tur Nusantara, serta Turnamen Hasanah Bolkiah ini. SAMA. Skema 4-3-2-1 yang di keluarkan dengan pemain yang sama. Tidak ada sama sekali perubahan.
Lawan yang di hadapi Indonesia rata-rata adalah lawan ketika di AFF U19, meskipun beberapa mengirim tim U-21 nya. Tetapi beberapa masih mengirimkan pemain yang notabene alumni AFF Cup.
Mereka sudah bisa membaca arah permainan timnas. Mengandalkan serangan balik cepat mematikan dari sayap. Menjadikan Striker as False Nine not Advanced Striker. Yang berbahaya adalah pergerakan second line timnas, umpan silang yang membuat Korsel hancur lebur. Tenang, ini bukan tentang musik, kalau musik kita masih kalah jauh dengan K-Pop.
Senjata mematikan itu sudah bisa “di matikan” balik oleh lawan. Dalam dunia kedoteran, di kenal yang namanya vaksin bagi virus penyakit tertentu. Nah, bagi lawan, permainan Timnas ibarat penyakit. Tetapi itu dulu. Mereka saat ini sudah punya vaksin yang mampu mematikan pergerakan bakteri-bakteri yang ada di 11 pemain di lapngan.
Virus dalam laptop setiap tahun selalu berubah menjadi lebih baik. Itu pun, anti virus yang di keluarkan oleh produsen juga akan selalu berubah mengikuti irama virus nya. Nah ini virus U19 tidak ber transformasi. Stagnan dan sangat mudah di tebak.
2.      Mental
Menjadi tim yang selama ini menang, lalu kalah adalah ha yang sulit. Sulit untuk bangkit. Selama Tur Nusantara, Timnas U19 jarang sekali kamasukan terlebih dahulu. Tapi ini, 3 pertandingan di HBT, Timnas kemasukan terlebih dahulu, ketidak biasaan ini menjadikan Timnas kebingungan. Mereka sulit untuk bangkit.
Lihat, mereka setelah ketinggalan bermain seolah tidak bisa bangkit. Mereka terus memegang bola memang. Tetapi permainan mereka berbeda. Seakan tidak tahu harus menyerang dari sisi mana. Kebingungan ibaratnya. Seperti aku yang tanpa dirimu.
3.      Pikiran Mereka Ada di Spanyol
Ah ini adalah faktor paling bodoh mungkin yang saya tulis. Beberapa saat yang lalu timnas sempat akan di daftarkan di turnamen yang di adakan di Spanyol. Lawan yang di hadapi pun berkelas. Argentina, Mauritania, dll. Beda kelas lah jika di bandingkan yang di Brunei ini. Mereka mempersiapkan segalanya. Lalu hasilnya ?
Mereka tidak jadi tampil. Mereka hanya akan tampil di Brunei dan yang di kirimkan adalah Timnas U21 yang sebagian besar adalah pemain Sriwijaya U21 yang menjuarai ISL U21. Bahkan banyak yang bilang bahwa saat ini di Spanyol itu Sriwijaya U21 yang di paksakan tampil memakai nama Indonesia.
Apa berpengaruh ? IYA. Bagaimana sih rasanya di PHP oleh orang yang selama ini kita banggakan dan yang selama membuat mereka bangga adalah KITA. Ya, BTN yang merubah itu. BTN dan jajaran PSSI lah yang merubah semua itu. Sempat di bahas di @Footballnesia , baca tuh.
4.      Tingginya Ekspektasi Masyarakat
U19 saat ini tengah menikmati ketenaran yang luar biasa. Setelah menjadi pemecah kebuntuan dan menjadi juara di Sidoarjo. Lalu mereka menghancurkan Korea Selatan dan lolos ke Piala Asia U19. Tentu harapan masyarakat ketika bermain di Brunei adalah mereka menjadi juara. Karena memang yang akan di lawan Indonesia adalah negara di Asia Tenggara yang notabene mereka adalah penguasa nya dalam kelompok umur yang relatif setara.
Ekspektasi yang tinggi tersbeut tampaknya menjadikan permainan Timnas menjadi tidak lepas. Mereka terbebani dengan pencapaian yang selama ini mereka dapatkan. Dan masyarakat pun mengamini beban mereka dengan harapan yang tinggi, JUARA. Meskipun tidak terucap oleh masyarakat, tetapi terlihat jelas ketika Timnas U19 kalah, masyarakat kecewa bukan main. Artinya mereka berharap Timnas bermain baik dan menjadi juara.
Dalam sepakbola, kalah dan menang adalah hal biasa. Sempat saya bahas di awal. Apalagi mereka kalah dalam turnamen pemanasan sebelum turnamen asli, yakni di Myanmar. Masih jauh menilai permainan Indonesia buruk, karena lawan yang di hadapi saat ini bukanlah yang akan di hadapi nanti di Myanmar. Di tambah, tim yang di turunkan lawan banyak yang Timnas U21, bukan U19. Artinya dari kelompok umur, sudah berbeda.
Tetapi, itu semua bagi tim yang menjadi raja asia tenggara tentu tidak bisa di tolerir. Setidaknya sampai saat ini. Aroma pesimis mulai tercium. Mereka mulai meragukan Timnas U19 untuk bisa berprestasi di kancah Asia. Ya, itu karena ekspektasi yang timbul sangatlah tinggi. Jadi, ketika bermain sedikit di bawah form, mereka seakan bermain jelek sekali.
Selain itu, U19 saat ini menjadi primadona baru. Hal yang tidak aneh, karena mereka menjadi pemuas dahaga gelar. Ibarat orang puasa, bisa minum itu adalah hal yang paling menggembirakan. Dan bagi mereka, timnas U19 adalah harapan baru. Sesuatu yang jelek yang di lakukan U19 adalah sebuah hal cacat dan tidak bisa di tolerir. Lihat kasus yang di alami Marshanda beberapa saat ini dan beberapa tahun yang lalu. Primadona itu harus A dan B. Jika melakukan kesalahan artinya itu sebagai dosa yang sangat besar. Ibarat Barcelona yang dalam beberapa tahun belakangan menjadi tim spesialis gelar, tetapi musim kemarin tidak ada satu pun gelar bergengsi yang mereka dapat. Apa hasilnya ? Tata Martino mengundurkan diri. Karena dia merasa berdosa dan bersalah tidak bisa membawa Barcelona juara. Di tambah dengan adanya desakan dari fans untuk Barca kembali berprestasi.
Hal ini lah yang saat ini di alami Timnas U19. Sebagai sebuah harapan baru, melakukan kesalahan sedikit adalah sebuah dosa besar. Sesuatu yang terbentuk karena dua hal. Karena adanya tekanan dari masyarakat serta belum punya mental yang baik.

Tulisan ini bukan untuk menjustifikasi bahwa U19 atau Garuda Jaya saat ini sudah habis. Tetapi sebagai analisa kritis saja. Masih ada waktu untuk membenahi sisi-sisi yang selama ini rusak. Masih ada lagi membangkitkan virus-virus yang saat di Brunei mati terkapar. Mari buat virus yang lebih canggih, coach. Dan satu lagi, jauhkan U19 dari politik. Ini salah satu harapan kami.