Senin, 23 Juni 2014

PSSI dan Pilpres 2014

Saya sarankan di awal, bagi kalian yang tidak paham tentang sepakbola dan tidak peduli dengan sepakbola Indonesia, sebaiknya tutup post ini dan baca post lainnya yang bisa buat kalian tertawa atau apalah itu namanya. Atau kalian yang paham sepakbola, tetapi tidak peduli dengan sepakbola Indonesia, kalian juga di persilahkan menutup post ini.
Tapi bagi kalian yang tidak paham tentang sepakbola, tetapi kalian peduli dengan sepakbola Indonesia, silahkan lanjutkan baca post ini. Lebih khusus lagi, bagi kalian yang sangat paham tentang sepakbola dan amat sangat peduli dengan sepakbola Indonesia, saya harap kalian baca post ini. Sekedar memberi tahu kan kebenaran yang selama ini ada.
Saya awalnya tidak curiga sama sekali dengan ketidak netralan PSSI dalam Pilpres kali ini. Sampai akhirnya saya tersentar dengan adanya twit yang di tulis oleh Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri dan di ritwit oleh Akun @pssiofficial. Dan sebelum ada twit itu, PSSI juga memberikan postingan yang isinya sebuah gambar.



Gambar ini saya dapatkan dari akun twitter kesukaan saya, @panditfootbal. Meskipun sebelumnya, La Nyalla sudah sempat berbicara bahwa akun twitter PSSI bukan itu. Anehnya, jika kita masuk ke website PSSI, akan terhubung dengan akun twitter itu. Untuk lebih jelasnya, silahkan cek artikel yang di tulis oleh Pandit Football http://www.panditfootball.com/pssi-jadi-alat-kampanye/ .
Curiga ? Harus. Pantang bagi kita untuk membiarkan dan seakan menganggap ini hal yang wajar. Apalagi, jika lihat Track Record PSSI yang selama ini “maaf” rusak.
Lalu apa bukti ini cukup kuat untuk membutkikan kalau PSSI tidak netral ? Tidak. Akan saya berikan yang lainnya.
Masih ingat kasus Majalah atau produk propaganda”Obor Rakyat” ? Itu loh yang sempat membeberkan fitnah yang begitu kejam terhadap salah satu pasang calon. Ingat kan ? Apa hubungannya ? Ada !
Pemred Obor Rakyat Setiardi Budiono telah di laporkan oleh kubu salah satu calon terkait majalah fitnah ini. Dan siapa pengacara Setiardi Budiono ? Hinca Panjaitan. Mungkin, bagi para pecinta sepakbola tanah air tidak asing dengan nama Hinca Panjaitan. Ya, dia adalah Komdis PSSI. Bahkan sudah menjabat di PSSI sejak era Nurdin Halid. Dan saat ini menjadi Ketua Komdis PSSI. Bukti ? Ada.

Bahkan, salah satu caleg dari Partai Demokrat dari Dapil Sumatera Utara ini sempat membuka Turnamen di Sinabung, Maret lalu.
Sudah sedikit jelas kan seperti apa PSSI dan Pilpres ? Masih ada satu bukti lagi yang akan saya buktikan. Dan ini lebih menohok, saudara sekalian.
Tau La Nyalla Mattaliti ? Kebangetan kalau kalian yang ngaku gibol tapi tidak tahu siapa itu La Nyalla Mattaliti. Silahkan cek di Google atau tanya ke teman kalian yang ngaku gibol juga. But, gibol yang paham masalah sepakbola di Indonesia lho.
La Nyalla Mattaliti adalah salah satu petinggi di PSSI dan salah satu tokoh yang merumuskan KPSI dan ISL yang sempat membuat sepakbola kita rusak beberapa tahun kemarin. Dan La Nyalla Mattaliti memiliki akademi yang di namakan La Nyalla Academia. Dan di akademi tersebut, La Nyalla Academia mengatakan bahwa mereka mendukung salah satu calon tertentu.




Meskipun La Nyalla sempat mengatakan kalau ia mengambil cuti untuk sementara waktu, bahkan di suatu kesempatan, dia mengatakan bahwa dia harus memproteksi Timnas U-19 dari segala gangguan politik praktis, tetapi dari fakta-fakta tersebut, seakan PSSI menunjukkan luka yang di buatnya sendiri.
Saya tidak ingin memojokkan salah satu calon pasangan tertentu. Tapi, saya hanya ingin mencoba mengajak kalian semua untuk membuka mata dan aware tentang masalah ini. Percaya tidak percaya kembali ke teman-teman semua. Saya hanya ingin memberikan fakta

Salam Sepakbola Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar