“Terima kasih kawan-kawan semua. Atas suguhan yang
ada. Suatu saat nanti kita berjumpa di reuni akbar bersama.”
Tidak ada yang lebih nikmat selain berjumoa dengan
kawan. Baik kawan lama maupun kawan baru. Kawan baru yang didapat dari hasil
sok SKSD. Biarlah, asal banyak teman, katanya. Toh, tujuan lain dari ngaidol
ini adalah cari teman baru. Dapat teman baru itu bonus lain dari ngaidol,
ibarat ngopi di Kopi Tiam di bayarin sama om-om genit yang baik alias om-om
yang di rindukan Inyi.
Pertemuan
Skyleng
Skyleng adalah sebuah entitas non resmi yang di
bangun atas dasar persamaan hak dan kewajiban. Entitas remaja tapi tua, entitas
yang positif tapi habisin duit, entitas yang katanya baik hati tapi suka jitak
kepala anak gajah. Yang terakhir, me refer ke salah satu kebiasaan om-om genit
yang suka jitak kepala gajah. Jangan di generalisir. Karena skyleng yang berani
Cuma om-om itu doang.
Bertemu dengan para skyleng memang sulit. Karena
antara satu syleng dengan skyleng yang lain sibuk. Oh i mean, sok sibuk. Tapi
kesibukannya katanya kerja dan kuliah. Padahal itu Cuma untuk menutupi
kesibukan lain. What ? Ngaidol. Skyleng kebiasaan buruknya sama, suka
pencitraan. Katanya kerja, katanya kuliah, eh tapi nyasar di FX. Mana ada
kampus di FX. Mana ada bank di FX. Dan mana ada industri di FX. That’s the
reason, why we call them Skyleng. Lebih spesifik lagi, skyleng yang suka
pencitraan. Suka sok jahat dan sok cuek padahal merindukan kasih sayang.
Berawal dari sosial media, berujung dalam sosial
identity. Berawal dari twitter, berujung dalam muter-muter. Ya, itulah skyleng.
Dan sabtu adalah hari dimana beberapa skyleng kumpul untuk membahas AD/ART
Skyleng ke depannya. Bahasa organisasinya itu SOP atau Standar Operasional dan
Tupoksi atau Tugas Pokok dan Fungsi. Skyleng selangkah lebih maju di banding
motor Yamaha yang selalu di depan. Mulai dari duduk cantik di F5 sampai turun
ke Kopitiam. Alasannya cari suasana baru dan cari makan. Padahal itu untuk
menghindari paparazzi yang selalu mengikuti kita, mengikuti gerak-gerik kita.
Maklum, skyleng itu pendobrak kempanan. Dan harus di waspadai keberadaannya.
Salah satu bahasan kita adalah, bagaimana caranya
membawa buronan yang biasanya beraksi di Jakarta, bisa di bawa ke Wonosobo.
Tempat salah satu skyleng tinggal. Alasannya sih, bir lebih mudah ketemu
buronan. Transaksinya biar lancar katanya. Biar bisa main rangkul buronan
katanya. Oh ada bahasan yang lain. Ada yang merumuskan bagaimana caranya untuk
bisa berpaling dari pacar. Katanya sih bosen sama yang lama. Kurang ada
gregetnya katanya. Yaiyalah, di depan umum udah berani main rangkul. Mau izin
buat cari pacar lain. Oh lupa, gebetan. Belum jadi pacar. Gebetan yang selalu
buat kita kehilangan seratus ribu untuk dua jam. Katanya dia mau cari gebetan
baru yang “harganya” lebih murah dan lebih muda. Dengan harga delapanpuluh ribu
untuk dua jam dengan umur rata-rata kelahiran 98-2000 an. Itu zaman ketika Pak
Harto di turunkan oleh Aktivis.
Peserta
Konferensi Skyleng
Sebenarnya, anggota kelompok rahasia ini jumlahnya
ratusan ribu ekor. Sayang semua ekornya sudah putus dan Cuma tersisa beberapa
doang. Dan yang datang Cuma sekitar 5+1 orang yang akan di jadikan korban
selanjutnya dari keganasan kelompok rahasia ini. Mari kita preteli satu persatu peserta konferensi ini.
Om-Om Genit (Panggil saja Om B)
Om yang satu ini bukan sembarang om-om yang beredar
di dunia nyata maupun dunia maya. Om yang satu ini istimewa. Pakai telor
lomboknya banyak, bukan itu. Laper kan jadinya. Tapi om yang satu ini hebat
banget. Sudah melanjutkan studi nya sampai tingkatan yang cukup tinggi, dan
satu lagi keahliannnya. Mampu buat buronan orang-orang penasaran sama si om
ini. Ada salah satu buronan yang selalu di jitak kepalanya sama om ini. Kata si
om, anaknya nyebelin nggemesin. Katanya, anak ini kalau ngomong manjanya bukan
main, serasa sambil memberikan isyarat, “Om B, jitak aku please.” Bayangkan,
buronan kelas kakap sering di jitak lho sama om ini. Keahlian lainnya, om ini
mampu bikin salah satu buronan merasa di PHP. Gak percaya ? Oke, tak ceritakan.
Pas ada sliaturahmi ala Open House lebaran, kan ada sesi salaman, bahasa Gresik
nya itu Handshake. Nah, setiap si om
ketemu orang in langsung di skip. Si Om ga mau salaman sama anak ini. Alasannya
? Gak tahu kenapa. Dan satu lagi, masih sama buronan yang sama. Si om mampu
bikin si buronan keceplosan. Doi keceplosan bilang, kalau doi suka curhat sama
orang yang lebih dewasa, dan lirikan matanya mengarah ke si Om. Dan sempet
bilang, “Enak cerita sama om-om.” Siapa ? Jelas Om B. Bahkan pernah di sindir,
“Eh kamu, jangan mainan HP terus dong.” Matanya sih gak liat si Om, tapi jelas
nyindir si Om. Karena si om sejak awal ketemu mainan HP. Gilaaa si om mah. Gak
ada yang bisa lawan ini om.
Angga Sang Hacker
Ngakunya hacker, tapi ngebajak hatinya si Vivi aja
ga bisa. Gitu mau coba bajak hatinya Kak Ebhy yang level kecantikannya lebih
dari Vivi. Preeeet. Sudah ngga, kamu sama si Mou sana. Tak ada rotan, akar pun
jadi ngga.
Si Angga ini salah satu Skyleng yang di muliakan.
Gak Cuma di skyleng dia di muliakan, di kelompok Power Rangers dia juga di
muliakan. Jadi Top Wota malahan. Sugooooooi. Angga gitu lho. Skyleng yang
katanya ke Jakarta buat kerja, tapi malah ketemu sama si buronan. Preeet. Gitu
kata si om, angga suka ngutang ke si Ivan. Pinjem power bank si ivan. Katanya
om b sih, si angga ga modal. Tapi aku gak percaya. Si angga ini ada modal kok.
Modal nekat doang tapi.
Si angga ini mau minta izin ke buronan yang lama
untuk deketin buronan yang baru. Buronan yang lebih muda dan bergairah katanya.
Padahal baru di ceritain doang sama Om B aksi dari buronan baru. Tapi udah mau
izin pindah haluan. Cih, lemah ! Untuk bahasan si Angga, dikit aja yee. Gak ada
yang menarik yang bisa di bahas dari si Angga.
Ivan Sang Pendobrak Kemapanan
Ini salah satu kawan seperjuangan. Sama-sama
berhaluan kiri dengan saya. Haluan yang selama ini tidak di akui oleh khalayak
umum. Haluan yang setia mendidik buronan yang masih ((BIASA)) menjadi ((LUAR
BIASA)). Haluan yang membuat buronan itu kelasnya hanya kelas teri jadi kelas
kakap merah yang siap buat di santap.
Si Ivan ini cerdas. Mendekati buronan bukan dengan
lengsung mendekati buronan. Tetapi mendekati keluarga sang buronan. Who ?
Secret. Hahaha. Si Ivan ini hebat lah. Datang jauh-jauh dan lama di bis demi ke
Jakarta, dan di Jakarta Cuma 3-5 jam doang. Ngapain cobak ? Katanya buat
melepas kerinduan. Preeet. Pas buronannya ultah, doi gak dateng. Padahal
buronannya kan butuh dia. Butuh duit dia sih, bukan dia nya.
Dan dia sama seperti Angga, kemarin ke Jakarta buat
ketemu sama buronannya. Mau minta izin ke buronan yang baru. Anak baru yang
kata si Ivan lebih cantik. Meskipun bulu tangannya gak selebat buronan yang
lama. Tapi kata Ivan, biarlah yang penting cantik. Gitu katanya. Setia ?
Enggak. Dia kena goyang oplosan anak lama aja udah klepek-klepek seakan mau
mati.
Fendi Sang Poligami
Benci sebenarnya saya bahas ini anak. Karena sifat
poligami nya ini lho. Banyak sekali dambaan hatinya. Tak ada kata setia sama
sekali. Percuma, Fen. Etapi, tanpa ada si Fendi, mungkin saya ga akan kenal
dengan skyleng-skyleng yang lain. Dan karena si fendi pula, saya bisa hidup di
kerasnya Jakarta selama seminggu, tahun lalu. Makasih Fen *kecup
R.R.H.T.O.C.S.A*
Fendi lah yang mengenalkan saya ke dunia haram ini.
Dunia haram yang menyenangkan yang memiliki kadar candu yang tinggi. Sangat
amat tinggi. Bahaya lah si Fendi. Dia mampu bikin anak orang yang tak berdosa
jadi kena dosa dan di ajak tiap minggu jalan sama dia. Bahaya lah si Fendi ini.
Fendi ini sok setia padahal itu semua bulshit. Dan kasihan
lah Fendi ini. Niatnya buat ketemu yang lama, eh karena yang lama Cuma jadi
((BAN SEREP)), jadi dia jarang ketemu yang lama. Makanya Fen, jangan cari yang
Cuma jadi ban serep. Kena tatapan laser yang lama juga luluh. Kena pipi yang
lama juga luluh. Dan ini, kena temodemo yang baru, juga luluh. One word for
you, fen. L3M4H.
Alipjanic Sang Penakluk
Sebenarnya, ada banyak sekali yang bisa di tulis
dari anak ini. Kehidupannya sangat menarik untuk di ceritakan. Dan ada banyak
yang bisa kita jadikan “bukan” contoh. Ini anak Cuma mau dukung satu orang.
Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya ada 2 orang lain yang juga minta di
perhatikan. Dan yang paling baru, adalah buronan baru yang punya gaya lucu dan
gemesin yang minta buat di perhatikan. Alip mau ? Jelas. Karena alip juga
lemah. But, gak selemah Fendi lah ya.
Alip ini hebat, bisa jadi sandaran hidup buat salah
satu buronan. Ceritanya pas si buronan lagi di Surabaya dan doi lagi jalan dan
kesandung batu. Alhasil doi jatuh dan untung si Alip berada di saat yang tepat. Dia memegang
tangan sang buronan agar tidak jatuh. Dan dengan lagak sok pahlawan, alip
bilang, “Hati-hati, dek kalau jalan.” Hebat kan si Alip ini ?
Laknatnya, si Alip ya itu tadi, lemah. Kena sihir
bibir sexy ala jendral, dan kesihir suara merdu ala biduan bali. Dan saat ini,
kesihir kena kibasan rambut ala Trio Macan + tatapan mata yang tajam setajam
silit eh silet. Lemah memang ini anak. Salah sendiri, kenapa mereka minta di
perhatikan. Bukan salah Alip, katanya.
Dan yang lebih laknat, yang namanya Alip ini adalah
saya sendiri. Sekian.
See You Next
Time, Celeng
“Terima kasih kawan-kawan semua. Atas suguhan yang
ada. Suatu saat nanti kita berjumpa di reuni akbar bersama.”
Merupakan lirik yang tepat menggambarkan pertemuan
dan perpisahan. Suatu saat nanti kita akan berjumpa. Di reuni skyleng sedunia.
Di tempat laknat yang belum kita bahas, dan dengan uniform kebanggan skyleng yang sedang di bahas oleh Founding Father Skyleng dan
dedengkot-dedengkot yang lain.
Semoga di lain perjumpaan, para skyleng hadir dan
lebih lama. Bahasa gaulnya, Quality Time. Preeeeeeeeeeeeeeeeeet.
See you next time, guys. Thanks so much for great
days.






0 komentar:
Posting Komentar