Jumat, 27 Juni 2014

Benfica dan Kutukan

Mungkin sebagian orang tidak percaya akan adanya kutukan. Tapi kadang, kutukan ini terjadi dan terbukti. Bahkan telah bertahan selama 52 tahun. Butuh 48 tahun lagi untuk menuntaskan kutukan itu. Mungkin sebagian orag tidak tahu, apa kutukan yang berlangsung selama itu. Karena beberapa tahun yang lalu, tepatnya tahun 2008 dan 2012, ketika gelaran Piala Eropa, kutukan Juara Bertahan akhirnya berakhir dengan di tandai Spanyol menjadi juara Eropa 2X berturut-turut.
Kutukan Bela Guttman
Kutukan ini apes menimpa Benfica. Klub asal Portugal yang memiliki rentetan sejarah yang panjang nan bagus di Eropa dan juga merajai liga lokal. Lalu kapan kutukan ini di mulai ? dan seperti apa efeknya ?
Kutukan ini di mulai ketika Benfica merajai Eropa dengan memenangkan Piala Champions tahun 1961 dan 1962. Ketika itu, pelatih yang menahkodai Benfica adalah si Bela Guttman ini. Dia meminta kenaikan gaji. Wajar, karena 2X berturut-turut dia sukses membawa Benfica menjadi juara Piala Champions. Pria asal Yahudi meminta kenaikan gaji dan di tolak oleh manajemen Benfica.
Akhirnya, Guttman memutuskan untuk pindah dan keluar dari Benfica. Dia keluar dengan membawa kenangan manis dengan 2 gelar Piala Champions di tangan, serta memberikan kado perpisakan, yakni sebuah kutukan. Kutukan yang memiliki daya magis yang dahsyat. Seperti apa kutukan maha dahsyat itu ?
Guttman mengutuk Benfica tidak akan bisa juara Eropa selama 100 tahun. Dan kutukan itu bertahan 52 tahun sampai tahun ini. Benfica gagal meraih juara di Europa League setelah di kandaskan Sevilla di final dan tahun kemarin, di 2013 di gelaran yang sama, mereka di kandaskan oleh Chelsea.
100 tahun bukan waktu yang singkat. Jika kutukan itu benar, artinya Benfica bisa juara lagi ketika tahun 2062, atau 48 tahun lagi. Waaow, waktu yang sangat lama.
Efeknya, bisa-bisa pemain Benfica banyak yang kabur karena tidak bisa meraih gelar juara di Eropa. Sungguh tragis nasib Benfica jika mereka gagal hanya karena kutukan.

Dan bayangkan jika pelatih-pelatih di dunia mengeluarkan kutukan yang sama karena di pecat atau permintaan kenaikan gajitidak di gubris manajeman. Mungkin Moyes bisa menjadi aktor kutukan lain karena di putus oleh MU secara sepihak. Atau mungkin Mou yang memberikan gelar juara untuk Madrid tetapi di pisahkan oleh manajemen.

0 komentar:

Posting Komentar