Ultras Mania Gresik

Kita pernah juara. Gresik pernah juara. Dan sekarang "KAMI RINDU JUARA" Liga Indonesia

Roma Club Indonesia

Kami ada. Kami berpesta. Kami bersatu. Hanya untuk satu kebanggaan, AS ROMA

AS ROMA

LA ROMA NON SI DISCUTE SI AMA

Fan Fiction

Cerita fiksi untuk meluapkan ekspresi jiwa. Tentang hiburan, luapan perasaan, dan pengorbanan.

48 Family

The power of Idol. Idol can't make you horny, just can make you proud with them. Kita pecinta idol sebagaimana kita mencintai sepakbola.

Jumat, 25 September 2015

Membela Dik Della

Disaat setiap orang khusyu menjalankan ibadah Idul Adha dan segala rutinitasnya, ada satu hal yang membuat saya kaget. Malam itu saya pulang dari masjid dan langsung cek linimasa saya. Sejak pagi, saya ndak buka twitter. Sengaja. Ben keliatan sibuk.
Ada satu tweet yang membuat saya kaget. Salah satu member dari JKT48 yang kinyis-kinyis itu, mencuit tentang Tut Wuri Handayani. Yang menurut dia artinya, berbeda-beda tapi tetap satu. Mungkin arti dari Bhinneka Tunggal Ika adalah Dari Belakang Memberikan Dorongan.
Sontak, banyak sekali cacian dan gunjingan yang masuk ke tab mention Dik Della. Bodoh lah, goblok lah atau apalah itu. Intinya satu, menghina Della JKT48.
Sebagai orang yang menganggap JKT48 adalah harapan terakhir Indonesia selain Khilafah, saya mencoba berfikir positif. Saya haqqul yaqin, Della nge tweet begitu bukan tanpa maksud. Ia ingin memberikan hiburan bagi jutaan warga Indonesia yang bersedih, gundah gulana menunggu kabar dari Jazirah Arab. Terkait adanya peristiwa mengerikan di Mina, Arab Saudi dalam proses Lempar Jumrah.
Saya yakin, Della ingin memberikan candaan bagi kita semua. Agar kita sejenak melupakan kesedihan atas terjadinya bencana tersebut. Toh ya kita saat ini dan jutaan kaum muslimin di seluruh dunia sedang menjalankan Hari Raya Idul Adha. Ia ingin terlibat dalam memeriahkan Idul Adha.
Della itu salah satu member JKT48 yang lucu. Lucu banget. Kalau kalian pernah ke Theater JKT48, kalian pasti akan tahu betapa garingnya lucunya Della JKT48 ketika di theater JKT48. Karena ia salah satu member terlucu di JKT48, saya semakin yaki bahwa ia ingin melakukan candaan yang garing menghibur jutaan rakyat Indonesia.
Selain itu, ada makna tersirat dari tweet dari Della JKT48. Saya yakin, banyak dari kita yang lupa akan arti Tut Wuri Handayani, Ing Madya Mbangun karso, dan Ing Ngarso Sung Tulodo yang diperkenalkan oleh Ki Hajar Dewantara. Hayo kalian yang nyinyirin Della, tahu ndak apa artinya 3 kalimat tadi ? Kalian terlalu larut dalam aliran nyinyir yang sejatinya kalian juga lupa artinya itu apa.
Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi perbedaan pendapat. Bahkan Indonesia saja mempersilahkan adanya aliran-aliran yang ingin mengkudeta Indonesia yang terlanjur memilih Demokrasi sebagai jalan hidup. Masak kita melarang adanya perbedaan pendapat.
Sebagai seorang Demokrasionis, saya membela Dik Della dengan dalih itu hak dia. Dia bebas berbicara se enak udelnya. Asalkan tidak bertentangan dengan norma hukum dan kebhinekaan. Toh ya kalau ada yang melenceng dari Indonesia, banyak dari kita membiarkan kok. Kok ya kalian sewot kalau ada yang punya pikiran beda. Apalagi tentang masalah Tut Wuri Handayani.
Dan mungkin kita lupa, bahwa Dik Della adalah seorang wanita, perempuan atau cewek. Kalian jangan pernah melupakan pepatah jawa yang mengatakan bahwa, “Cewek Itu Tidak Boleh Salah”. Yang artinya, sesalah apapun twit dari Della, kita harus ingat ada pepatah jawa tadi. Mbok ya ngerti dikit perasaan cewek secantik Della.
Kita ndak boleh pilih kasih. Kalau misalnya Kak Melody bikin salah ucapan, kita kompak memaafkan. Hanya karena dia cantik dan calo Menteri Pertanian Indonesia. Tapi kalau Della yang salah, kita juga kompak sih, tapi kompak menyalahkan. Padahal kan mereka sama-sama member JKT48 yang akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
Padahal jelas, bahwa JKT48 adalah harapan. JKT48 datang dengan membawa misi budaya. Mereka dibentuk untuk mempromosikan budaya Jepang Indonesia. Meskipun sampai saat ini saya ndak tahu, budaya dari Indonesia apa yang dibawa oleh JKT48 ke pentas dunia. Ah biarlah, JKT48 selalau benar.
Dan Della sebagai salah satu member JKT48, hadir juga dengan membawa misi itu. Ia ingin agar masyarakat dunia tahu bahwa Indonesia kaya akan pepatah-pepatah yang berguna bagi siapapun yang mengetahuinya.
Jadi, sudah sepantasnya kita mendukung JKT48 dan semua elemennya tanpa terkecuali. 

Jumat, 18 September 2015

Manusia Paling Baik Sedunia Itu Wota

Anda tidak salah membaca judul diatas. Saya bukannya mau meninggikan derajat wota yang sudah terlanjur rendah. Tapi saya mencoba berdamai dengan kejujuran. Judul diatas adalah hasil dari kedamaian antara saya dan kejujuran.

Ada yang bilang, cinta paling tulus itu cinta ibu ke anak atau orang tua ke anak. Harusnya ditambah. Yakni support wota ke oshi nya. Mereka tak kenal waktu untuk mendukung oshi nya. Bahkan sekedar meniadakan pacar untuk waktu 2-3 jam itu hal yang biasa. Apalagi menelantarkan pacar nya di Kopitiam. Itu bagian termudah bagi wota. Demi oshi nya. Dan saya menyewakan pundak saya bagi kalian para cewek yang pacarnya menelantarkan kalian demi oshi kalian. Percayalah, kalian tak lebih hebat dibanding oshi pacar-pacar kalian. Bagi pacar kalian.

Tapi, saya memaklumi sikap wota yang “meninggalkan” pacar istri atau gebetan demi oshi. Itu sejatinya adalah kode untuk kalian hey para cewek. Kalian harus bisa kayak oshi pacar kalian. Minimal pakai celana gemes. Atau joget-joget striptis erotis. Atau selfie secantik mungkin. Yakinlah, tak semua member JKT48 itu secantik Melody atau se-seksi Nabilah atau se istri-able Viny. Jangan minder. Dandanlah secantik mungkin. Servis di ranjang harus ditingkatkan. Lho.

Wota itu manusia paling baik sedunia. Judul saya diatas adalah cerminan kehidupan wota. Saya meyakini itu. Saya sudah riset selama 3 tahun. Bahkan saya harus terjun sendiri mencari koresponden dan berlagak seperti wota sambil bawa-bawa kamera slr lightsick. Nyanyi2 ndak jelas bahkan ikut salaman ndak jelas. Lha dipikir iki lebaran po.

Wota ibarat solusi bagi segala permasalahan oshi. Kalau ada masalah, oshi tinggal lapor ke wota dan masalah selesai. Sepertinya harus ada Kartu Jakarta Wota untuk member JKT48. Tujuannya jelas, mengatasi segala masalah yang menimpa member JKT48. Wota ibarat pegadaian, mengatasi masalah tanpa masalah bagi member JKT48. Mulia.

Pernah suatu hari, ada member JKT48 minta hadiah jam tangan ke wota. Saya yakin, pasti ada yang kasih jam tangan untuk doi. Jangankan jam tangan, jaket bekas member JKT48 aja dibeli. Uang ratusan juta habis juga biasa aja. Mulia.

Banyak juga member yang bajingan. Memanfaatkan kemuliaan hati wota. Wota dijadikan ATM berjalan. Uang dikuras habis. Untuk apa ? Pacaran. Untuk apa ? Dugem. Mending Uty. Dia tak kenal dunia gelap. Yaiyalah, gimana mau kenal, dunia gelap aja enggan Uty masuk kesitu. Boro-boro masuk, ngintip aja Uty ndak dibolehin.

Curiga, jangan-jangan ada pacar member JKT48 yang kalau pacaran, dia yang bayarin. Duit didapat dari hasil joget erotis di theater JKT48. Duit kalean. Mampus. Duit kalian buat indehoy. Wota ibarat biayain orang pacaran.

Tapi mana ada wota yang protes. Wota tak seperti pegiat anti korupsi yang ngeyel agar koruptor cepet ditangkap. Semua karena wota itu baik. Wota sadar bahwa support yang ikhlas itu bulshit akan bermanfaat bagi nusa bangsa dan pacar member.

Wota ibarat Kopassus yang berdiri paling depan pas oshi nya lagi ada masalah. Wota selalu mencari pembenaran agar oshi nya terlihat baik-baik saja. Wota ibarat buzzer capres yang tidak dibayar malah yang harus bayar. Salut. Saya pikir pasukan nasi bungkus (panasbung) itu separah-parahnya sebaik-baiknya orang. Ternyata wota kadar baik nya melebihi panasbung.

Oshi nya ketahuan ciuman, eh sekumupulan biji kuda nutup-nutupin agar berita ndak kesebar. Telat bang, nasi sudah jadi nasi goreng. Kalau gentle, suruh oshi nya kasih pengumuman. Bilang kalau itu editan ke publik. Kasih bukti. Jangan suruh pasukan ente yang gerak. Wota emang rewel receh peler. Berani berbuat berani tanggung jawab. Jangan Cuma mau enaknya ciuman doang.

Satu lagi, wota itu orangnya mudah percaya. Mana ada orang percaya dengan omongan orang lain tanpa bukti. Cuma wota. Omongan oshi ibarat omongan nabi. Harus percaya.

“Itu bukan siapa-siapa kok. Cuma teman masa kecil.” Itu kalimat saya lihat bulan juli lalu. Dan september ada foto lain dengan ORANG SAMA. Kali ini pose nya lebih heboh. Cium pundak. Entah itu tujuannya biar ilangin panu si cewek atau gimana. Entahlah. Itu teman masa kecil atau teman yang anu nya kecil, hah.

Percayalah, cowok yang kasih uang receh buat cewek, akan kalah dengan cowok yang kasih alphard. Cowok yang cuma lihat cewek perform, akan kalah dengan cowok yang ajak cewek dugem. Ajep ajep.

Pandangan Pertama

Setiap pertemuan, pasti ada sebuah kenangan yang tersimpan. Meskipun waktu yang terjalin sangatlah singkat, kenangan tetaplah sebuah kenangan. Dan kenangan dalam setiap pertemuan, selalu dimulai dengan satu tatapan.

Tatapan yang mampu membawa siapapun melayang ke awan. Tatapan yang mampu membius hati dan otak kita. Agar kita hanya memikirkan tentangnya, tentangnya, dan hanya tentangnya. Tatapan yang mampu memberikan hidup lebih berwarna.

First impression dalam sebuah pertemuan itu penting. Hampir setiap hari, kita bertemu dengan orang lain. Tapi entah kenapa, setiap bertemu kamu, ada hal yang berbeda. Ada sesuatu yang susah di jelaskan dengan kata-kata.

Kita tak tahu, esok akan bertemu dengan siapa dan berpisah dengan siapa. Yang kita tahu bahwa tuhan telah mengatur semua itu sedemikian cantiknya. Untuk apa ? Untuk kita. Agar kita bisa merangkai sebuah kenangan. Dan aku pun mengamini hal itu. Setidaknya, aku percaya bahwa tidak ada pertemuan tanpa ada maksud.

Kalau teori tadi benar, maka aku beruntung. Aku mendapatkan momen langka yang tuhan berikan. Tuhan memberikan kesempatan padaku untuk bisa menjalin kenangan denganmu. Denganmu yang saat ini sudah berbahagia. Memakai toga dengan gagahnya. Memakai make up tipis dan dikerumuni banyak orang. Menjadi salah satu harapan masa depan bangsa.

Pertemuan singkat. Saat itu tak ada dalam bayangan untuk menjalin sebuah hubungan. Sekedar kenal pun tidak. Kenalan ? Dulu enggan. Kalau sekarang ada kesempatan kedua, jangankan menjalin hubungan, sekedar berkenalan pun aku lakukan.

Tuhan mentakdirkan kita untuk bertemu. Pertemuan yang tidak disengaja. Pertemuan yang mampu membawa diri ini serasa melayang ke langit ketujuh. Pertemuan yang menjadi pintu dari jalanan yang penuh warna. Pertemuan yang mampu buatku hanya berpikir tentangmu, tentangmu, dan hanya tentangmu. Hanya kamu.

Pandangan pertama ku padamu. Indah.

Kamis, 17 September 2015

Antara Arjuna dan Andela

Panah yang dulu menancap kuat di hati, kini telah mulai memudar dan menghilang

Arjuna adalah salah satu tokoh dalam pewayangan. Saya pribadi kurang tahu bagaimana Arjuna itu beraksi dan mengisi khazanah pewayangan. Saya hanya tahu Arjuna lewat lagu Dewa 19. Disitu, Arjuna di ibaratkan sedang mencari pelabuhan terakhirnya. Ia digambarkan dalam lagu itu, harus rela mendaki gunung hanya untuk mencari tempat sang putri tinggal. From Zero To Hero

Arjuna juga piawai dalam hal memanah. Entah itu memanah hewan buruan, lawan-lawan, atau bahkan memanah hati sang putri. Kalau digabungkan cerita wayang dengan lagu Dewa 19 tadi, saya membayangkan Arjuna sebagai Ksatria yang jago dalam hal apapun kecuali satu, percintaan. Busur panahnya tumpul. Racun cintanya tak bertuan. Tapi, Arjuna tetap ikhtiar dalam mencari pelabuhan hatinya.

Andela, gadis desa yang jauh dari hingar bingar ibukota, rela pergi ke kota yang lebih keras. Ia memilih Jakarta sebagai kota selanjutnya yang harus ia taklukan. Ia dan Jokowi sepertinya punya mimpi yang sama, Menaklukan Ibukota. Solo sudah terlalu mudah bagi mereka berdua.

Andela mencoba untuk menaklukan Jakarta dengan segala yang ia punya. Ia cantik, lucu, lugu, dan logat medoknya menambah ciri khasnya sebagai gadis desa. Modal yang ia punya sepertinya mampu untuk menghentikan dominasi yang itu-itu saja.

Harapan yang besar ada di pundak dia. Saya pribadi ada di belakang dia untuk menghentikan dominasi status quo. Ia bagaikan loko yang melesat cepat melewati kereta-kereta tua nan lambat. Ia menyingkirkan lawan-lawannya dengan mudah. Ia bagaikan AS Roma yang sukses meninggalkan Inter dan Milan plus menjadi lawan terkuat Juventus. Ah, ia semakin masuk ke hati.

Selayaknya kehidupan, kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Katanya begitu. Tapi bagi saya, kegagalan adalah sinyal untuk berusaha lebih dari sebelumnya. Ia gagal. Artinya ia harus lebih berusaha dibanding sebelumnya. Telepati yang saya kirimkan ternyata sampai ke dia. Dia berlatih lebih keras dibanding sebelumnya.

Manusia bukanlah mesin. Kalau mesin, ada spare part yang bisa kapanpun diganti. Beda dengan manusia. Manusia butuh istirahat. Sekali rusak, cara terakhir adalah berhenti. Untuk meminimalkan kerusakan, manusia diberikan otak dan perasaan oleh tuhan. Tujuannya agar manusia bertindak rasional dan logis. Plus, agar manusia mampu merasakan sesuatu. Kalau semisal ada yang kurang beres di dalam tubuhnya.

Dan Andela hanyalah manusia biasa. Ia bukanlah Florenzi yang mampu membuat Gerard Pique tercengang lewat aksi goal “bajingan” nya. Ia bukanlah Messi yang lahir dari planet lain dan punya spare part untuk bisa mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Dan ia bukanlah Syahrini yang maju mundur cantik. *apasih*

Normalnya manusia, pasti ada titik dimana manusia harus berhenti berjalan dan memilih untuk istirahat. Ingat, saya bicara manusia, bukan Messi. Messi adalah antitesis dari Manusia.

Dan Andela kurang mengerti ini. Bahwa dalam hidup, ada saat untuk berhenti. Meskipun tuhan memberikan otak dan perasaan, tapi Andela meniadakan itu. Karena ia ingin berusaha lebih keras dibanding sebelumnya. Alamiah. Tapi, istirahat juga alamiah. Dan penyakit juga alamiah. Andela harus lebih mengerti cara berteman dengan sakit. Jangan dilawan, dirasakan dan perlahan dihapus.

Entah siapa yang salah. Tak ada artinya saling menyalahkan. Karena tak akan ada yang mau disalahkan. Siapapun itu. Messi sekalipun. Florenzi sekalipun. Apalagi Totti, sang Serigala Terakhir.

Layaknya Arjuna yang punya kekurangan dalam hal cinta, Andela pun sama. Ia punya kekurangan. Dan Andela harus berjuang seperti yang Arjuna lakukan. Kalau perlu lewati gunung demi impian. Andela telah menjadi Arjuna versi cantik yang mampu memanah hati setiap lelaki. Tanyakan pada mereka, apa panah asmara masih menancap ? Masih. Tapi racunnya mulai memudar.

Terimakasih Andela, kau telah menjadi Arjuna cantik yang memanah relung hati dan menaburkan racun cinta di hati ini. Kehidupan baru akan segera dimulai. Jangan berhenti berjalan. Banyak tempat yang perlu kau taklukan. Jadilah Arjuna yang disegani banyak pihak. #TerimaKasihAndela

Jumat, 04 September 2015

7 Wota Yang Layak Dipacari

JKT48 punya basis massa yang besar. Kalau dibikin partai, massa nya bisa melewati Partai dakwah, PKS. Nama fans JKT48 ndak jelas. Katanya wota. Tapi fans nya dibilang wota ndak mau. PHP kan. Padahal harusnya bangga jadi fans JKT48. Daripada dibilang kader PKS. Hayo, milih dibilang wota atau kader PKS ?
Tapi diantara jutaan fans JKT48 yang sebagian cowok dan cowok yang bagian cowoknya cuma sebagian, ada beberapa wota yang menurut penulis layak untuk kalian jadikan pacar.
7. Jonap
Sang maestro ini lahir untuk melayani. Baik itu melayani JKT48 ataupun melayani wota (dengan chanel ajaibnya di Youtube). Sudah banyak kontribusi yang ia keluarkan untuk JKT48. Mulai dari jadi pasukan pembersihan skandal Jessica Vania, sampai petugas untuk mendukung Dhike jadi senbatsu. Meskipun ya gitu itu hasilnya.
Tapi dengan segala kontribusi yang ia keluarkan untuk JKT48 dan dedikasi dia untuk wota far yang rewel dan banyak maunya, ia sangat pantas untuk dijadikan pacar. Jonap bisa kalian temui di akun twiter @jnessy_
6.  Edowongki
Jangan tanyakan apa yang sudah ia buat untuk JKT48 pada saya. Karena saya pun tak tahu apa yang sudah ia berikan untuk JKT48. Tak ada yang bisa saya ingat tentang Edowongki selain perutnya yang gemesin kayak perutnya Iko Uwais yang digabung sama perut Doraemon.
Jangan tanyakan tentang loyalitas Edowongki ke JKT48. Ia rela jalan kaki dari Kediri ke Jakarta demi Grace. Eh demi Yona ding. Edowongki adalah wota yang sesungguhnya wota. Keberadaanya jauh lebih mudah ditemui dibanding JKT48 nya sendiri. Ia hampir ada di semua grup line fanbase member.
Edowongki bisa kalian temui di akun twitter @edowongki
5. Rangga Sujud Widigda
Jangan salah berifikir dia adalah Rangga yang pinter nyanyi dan pinter bikin lagu. Jangan minta Rangga yang satu ini buat nyanyi. Cukup dengarkan suara emas nya di dalam pengadilan. Tak kuat saya mendengarkan suaranya, walaupun Cuma sebentar.
Pria berambut gondrong ini sempat menjadi buah bibir di kalangan wota. Bibir nya berbuah. Sama kayak Kinal. Yang bibirnya seperti buah-buahan. Besar dan menggairahkan.
Pria ini pula yang akan membubarkan JKT48 demi memuluskan langkahnya menikahi woti eh Kinal maksudnya. Dengan taktik basi yang berbalut hukum. Ingat Gugatan Untuk JOT ? Rangga lah aktor intelektualnya.
Wota cem Semprul pasti mikirnya dia ingin bubarkan JKT48. Padahal tujuan utamanya sangat mulia.
Lihatlah gugatan untuk JOT ini dengan seksama. Dia ingin hak-hak kalian para fans lebih diperhatikan. Kalian itu ya mbok nurut dulu sama mas hukum ini. Toh ya misal kalau JKT48 bubar, kalian juga yang seneng. Kan kalian bisa pacarin member. Ya tergantung duit kalian berapa aja sih.
Dan Rangga bisa kalian temui di akun @RanggaWidigda
4. Airlangga Trihatmojo
Airlangga atau yang biasanya disebut Angga atau Hekel atau Wota pensiun atau yang paling anyar wota go-jek. Jangan mikir juga kalau Angga yang satu ini masih ada hubungan darah sama keluarga cendana. Darahnya sama darah keluarga cendana aja beda warna kok. Dia gak lebih dari keluarga cemara. Selamat pagi emak. Selamat pagi abah.
Pria bertubuh seksi ini merupakan wota asli jawa tengah. Dengan suara nya yang khas jawa tengah an (baca: ngapak), ia mampu mengguncang dunia perwotaan. Angga yang dulunya modalnya cuma pinjem dan nebeng, saat ini ia menjelma jadi kekuatan baru dalam dunia perwotaan.
Ia bahkan rela meninggalkan pekerjaannya di desa demi menemui gadis pujannya di kota. Pria berkacamata ini rela meninggalkan pekerjaannya sebagai Banker, demi bisa antar jemput Yona di Jakarta (Re : Tukang Ojek).
Kalian tentu membayangkan Angga dengan segala kelebihannya. Jangan bayangka berat badannya. Angga yang sekarang lebih lansging. Yaiyalah, uangnya demi ketemu Yona setiap kali Yona joget erotis di theater.
Angga bisa kalian temui di akun twitter @anggathehacker
3.  Gede Agung
Siapa sih yang tidak kenal pria cakep berambut gondrong ini. Pria yang katanya kadar cakepnya melebihi Fade Prakasa ini adalah pria selanjutnya yang layak kalian pacari. Siapalah itu Thalia kalau tidak ada Gede Agung.
Kalau boleh, penulis ingin marah ke Thalia. Harusnya ia sadar, lelaki yang pantas ia pacari itu Gede Agung bukan Fade Prakasa yang rambutnya kayak jambul nya Ayam.
Lelaki yang mencintai tulus apa adanya itu Gede Agung. Lelaki yang penyabar, rendah hati itu Gede Agung. Bukan Fade Prakasa.
Kurang apa coba Gede Agung kalau dibandingkan Fade Prakasa ? Hayo kurang apa.
Kalian tahu Budiman Sudjatmiko ? Politisi PDI P yang cakep itu loh. Mas Bud saja kalau ketemu Gede Agung sampai nunduk kayak Jokowi kalau ketemu Megawati. Padahal pangkatnya gedean Mas Bud. Betapa sakral nya posisi Gede Agung.
Pria cakep ini bisa kalian temui di akun twitter @alphavityazi
2. Fernanda
Ada yang tak kenal pria yang satu ini ? Itulah si Anu. Kalian pasti lebih kenal Anu daripada Fernanda. Wota anonim sang opiniyen lider. Wota yang lebih dimuliakan dibanding member JKT48 itu sendiri.
Tahu Bang Rangga Pranendra ? Yang Goddamn Wota itu loh. Bang Rangga aja sampei bela-belain datang ke Padang demi menemui Fernanda. Bang Rangga yang artis itu aja sampai minta foto ke Fernanda. Hebat kan.
Kalau ada wota rendah hati se rendah-rendahnya, penulis akan memilih Fernanda. Sampai saat ini ia tidak mau satupun orang tahu identitas aslinya. Padahal ia adalah wota yang berkontribusi banyak untuk wota yang lain. Bahkan Yona dan Lidya harus berguru ke Fernanda untuk bisa jadi Opiniyen Lider yang baik dan benar. Pernah lihat foto Bang Rangga sama Fernanda yg sempat di share Bang Rangga beberapa hari yang lalu ? Apa ada foto Fernanda yang kelihatan muka ? Ya tuhan, betapa mulia nya makhluk ciptaanmu yang satu ini.
Doi bisa ditemui di akun @fernanda.
1. Saya Sendiri
Sebenarnya tidak pantas rasanya menulis diri sendiri. Ya, karena siapalah saya, yang cuma tetesan keringat Veranda yang jatuh di atas dada Kinal. Cuma, yo kan saya lagi jomblo, mosok saya ndak boleh eksis sitik tho.





NB : Kesamaan nama dalam tulisan ini emmang kami sengaja. Agar menambah unsur lelucon di dalamnya. Salam satu Jiwa Padepokan XTH.

Senin, 24 Agustus 2015

Alasan-Alasan Kenapa JKT48 Harus Dibubarkan

JKT48 adalah jalan baru bagi para jomblo untuk melewati hari-hari nya. Hari-hari yang kelam bisa berubah sedikit lebih berwarna. Bagaimana banyak orang yang ngimpi bisa jadian sama salah satu dari member JKT48. Duit mu piro ndes !

Tapi dari lubuk hati saya yang paling dalam sedalam cinta ini padamu, terbersit keinginan untuk membubarkan JKT48. Saya tak mau ajak ormas-ormas islam atau yang sok nasionalis untuk membubarkan JKT48. Karena saya ndak punya duit untuk kasih mereka semua nasi bungkus apalagi ajak mereka naik haji. Lha wong saya sendiri masih nabung agar bisa naik ke pelaminan.

Selain itu saya yakin ormas-ormas yang tereak-tereak anti liberal kapitalis komunis itu ndak akan mau bantu saya. Kenapa ? Jelas karena JKT48 itu bukan produk China. Indonesia saat ini kan alergi dengan produk China. JKT48 kan produk dari Jepang. Mana ada demo anti Jepang. Jadi ya saya ndak mau ajak mereka.

Kalian mungkin anggap saya edan kucluk atau apalah itu namanya. Tapi saya serius mau bubarin JKT48. Ndak ada faedahnya. Saya akan beberkan alasan-alasan kenapa JKT48 harus segera dibubarkan.

Kondisi Negara Sedang Genting

Kondisi negara saat ini genting. Rupiah selalu turun. Tapi cintaku padamu tak akan turun. Anak muda nya lebih suka liat JKT48 daripada ikut demo turun ke jalan untuk nurunkan Jokowi, sumber dari masalah. Anak-anak muda jaman sekarang lebih suka nyanyi Heavy Rotation daripada teriak takbir dan bilang “Jokowi Anjing” ketika demo.

Belum lagi Ahok yang bebal yang tangannya berdarah-darah. Yang katanya rezim nya Ahok melebihi kondisi Orde Baru. Meskipun saya yakin tak ada petrus di jaman Ahok.

Saya yakin fans JKT48 ndak tahu kalau ada Parade Tauhid. Parade keagamaan yang isinya pemuka agama semua. Yang sempat jadi gubernur tandingan meskipun kalah sebelum bertanding. Saya yakin fans JKT48 lebih suka menurunkan jabatan GM JKT48 dibanding menurukan Jokowi dari jabatan Presiden. Makanya, kondisi saat ini genting. Jelas, Khilafah solusinya bukan JKT48.

Eksploitasi Anak Dibawah Umur

Coba cek laman jkt48.com untuk memastikan berapa rata-rata umur member JKT48. Mereka masih bau kencur. Paling ada yang baru merasakan menstruasi. Lah ada yang kelahiran 2000 an og. Jangan pikir Nabilah JKT48 yang badannya semlohek itu sudah Kuliah. Dia baru selesai di ospek di SMA. Iya, baru kelas 1 SMA. 17 tahun aja belum, udah disuruh memuaskan hasrat lelaki. Apalagi ada yang katanya di suruh push up ratusan kali. Saya aja ndak akan mau. Ya karena saya ndak bisa.

Hari minggu jam 8 pagi udah harus di tempat kerja. Joget-joget ndak jelas. Mbok ya biarkan lihat kartun dulu gitu lho. Lihat Shincan atau Doraemon. Eh, emang kartun-kartun itu masih ada ? Yang parah ya yang nonton. Tak bisikki ya, kalian dibujukki Nippon. Kita ini dijajah Jepang ! Lawan !

Member JKT48 Kebanyakan Selfie

Saya yakin yang baca tulisan ini pasti ada follow satu member JKT48. Entah itu Nabilah, Melody, atau Nabilah ataupun Melody. Sengaja saya sebut dua nama itu tok. Yang saya kenal Cuma dua itu tok kok.

Kalau sudah follow, silahkan hitung berapa kali mereka sebarkan foto selfie mereka. Iya foto selfie. Hitung.

Padahal jelas himbauan dari Mahaguru kita, Al Ustadz Felix Siauw bahwa Selfie itu haram. Itu perbuatan kafir. Masak kalian menikmati perbuatan kafir seperti itu. Itu ndak ada dalil nya. Baik dalil aqli ataupun naqli nya. Bid’ah itu namanya.

Membubarkan JKT48 artinya menghilangkan salah satu bid’ah di muka bumi. Taqqqbeeerr !!!

JKT48 Itu Candu

Ingat kenapa Komunis dilarang di Indonesia. Bukan karena tidak nasionalis. Saya percaya komunis atau PKI lebih nasionalis dibanding mereka-mereka yang teriak anti komunis dan yang ingin merubah Republik Indonesia se enak cocot e. Saya yakin. Kurang nasionalis apa seorang Bung Karno dibanding bedengek-bedengek ormas yang anti bendera merah putih.

Komunis dan PKI dilarang “katanya” karena mereka tidak bertuhan. Meskipun saya ndak yakin kalau Bung Karno tidak bertuhan.

Tapi Karl Marx sempat dawuh kalau agama adalah candu. Tapi saya ndak tau apa maksud semuanya. Saya takut diculik seperti Widji Thukul. Yang pasti kecanduan agama saat ini orang Indonesia rasakan. Mereka seenak udelnya menggunakan agama sebagai pancingan konflik dan kepentingan politik. Jingan tho.

Dan JKT48 itu salah satu candu. Setiap candu pasti ada efek buruknya. Percaya deh. JKT48 mampu bikin orang-orang yang suka pada mereka saling ribut. Dipancing isu dikit ribut. Lha kok uripmu ribut tok to ndes. Asal tidak bilang kafir aja sih.

Jelas tho kenapa JKT48 harus dibubarkan. Jangan sampai ada jatuh korban ada yang diculik efek JKT48 masih dibiarkan ada di khazanah permusikan di Indonesia. Indonesia sedang oleng kawan.

Untung saya sudah tidak kenal apa itu JKT48. Jadi yo aman. Ra percoyo a ndes ? Kudu percoyo. JKT48 tanpa Thalia itu rasanya bukan JKT48 ndes. Makane, aku dukung JKT48 dibubarkan atau nanti saya bikin JKT48 tandingan dengan Thalia sebagai kapten, center, dan GM. Yang pasti, siapapun yang masuk JKT48 tandingan harus tidak punya masa lalu sama cowok. Biar ndak ada yang iseng-iseng share foto masa lalu. Dan yang masuk JKT48 ndak boleh cipokan. Sebelum saya merasakan dicipok mereka.

Jumat, 21 Agustus 2015

Digantung Ittu Ndak Enak

Tenang, saya ndak akan nulis tentang pacaran. Karena saya ndak tau rasanya pacaran itu seperti apa. Mentok, cuma TTM an lalu ciuman dan ditinggal. Sialnya, gebetan di pacari temen sendiri. Yang bikin sebel lagi mantan gebetan cuma dijadikan mainan sama temen. Penak jamanku tho, mbak ?

Wait, lupakan paragraf diatas. Anggap sebagai angan-angan semata.

Saya niat mau nulis tentang Thalia JKT48. Ndak usah kaget baca 3 huruf 2 angka itu. Kalian ndak mabok. Saya bener nulis tentang JKT48. Apalagi ini tentang Thalia. Member receh yang keberadaanya tidak lebih dari tai kucing yang dilindas truk tronton. Lenyap tak bersisa.

Mungkin sebagian yang nantinya akan baca ini, yang kalian kenal paling cuma Melody yang kuliahnya ndak lulus-lulus, atau Nabilah yang baru kelas 1 SMA tapi cocok jadi anak kuliahan bahkan kantoran, atau yang terbaru Mbak Haruka. Memberi impor dari Jepang yang saya pun tak tahu berapa jumlah transfernya. Dan kenapa kok aktipis yang nolak impor pekerja ndak pernah protes sama JKT48.

Lho kan Haruka dari Jepang. Kenapa mereka diem aja. Lapangan pekerjaan untuk pribumi makin hilang, mz mb.

Di JKT48 ndak mereka-mereka itu aja kok. Ada member yang lain. Mulai member yang cihuy, yang cipokan, sampai yang lucu terus juga ada kok. Main-mainlah ke Theater. Kalian bisa lihat 16 cewek gundal gandul nari di atas stage. Tapi bagi kalian yang suka main ke dolly, jangan harap kalian bisa nunjuk cewek seenaknya. Dikepruk pakai kursi theater yang ndak seberapa lho nanti.

Lho ya kok malah mbleber kayak bandara nya Gede Agung. Fokus. Oke Fokus.

Jadi gini, jagat perwotaan dikagetkan dengan adanya akun baru Thalia. You know, member JKT48 ndak boleh ada akun twitter lain selain akun yang peripied dari twitter yang ada centang biru. Belum lagi muncul foto kemesraan doi sama cowok. Entah cowoknya yang kuplek atau Tata nya yg kucluk, selama palu belum diketuk artinya doi masih jadi member JKT48. Dan artinya peraturan yang ada namun katanya fiktif tetap harus dipatuhi.

Toh ya apa susahnya menahan nafsu untuk tidak memamerkan foto kemesraan. Harusnya belajar sama yang jomblo. Yang selalu berharap pamer foto tapi ndak bisa.

Gosip yang beredar, Tata akan segera cabs dari JKT48. Wait, itu kabar sejak bulan Juni. Sejak tarawih masih rame di rumah saya sampai bulan Agustus. Bulan dimana pacar saya lahir. Re : Veranda. Keputusan itu belum juga final.

Saya ndak mau ber spekulasi. Nanti saya dikepruk wota diamond. Saya kan Cuma pemerhati jekate dan pemerhatimu, kasih.

Sedangkan Novinta My Love, (sebut saja Nobi) jalan nya lempeng banget. Dia bisa dengan mudah untuk memutuskan keluar dari JKT48. Yaa karena saya pribadi yakin kalau Nobi akan lebih baik keluar dari JKT48. Nobi punya skill nyanyi yang di JKT48 ndak begitu dibutuhkan.

Balik lagi ke Tata. Gini-gini, hal yang paling saya jengkel itu digantung. Asli deh. Digantung bisa bikin kematian (bunuh diri) dan sakit hati (digantungin gebetan). Yang terakhir setidaknya saya menikmati sakit itu sendiri. Gimana ya, sakitnya tuh disini *nunjuk dadamu*

Saya membayangkan muka Fade yang “terlanjur” bilang Tata akan segera cabs dari JKT48. Eh nyatanya Tata masih belum benar-benar keluar. Mbok ya kasihan muka secakep Fade harus menanggung malu.

Harusnya JOT lebih memikirkan sedikit betapa rapuhnya hati Tata. Seorang cewek yang hatinya lemah yang harus menunggu statusnya jelas di JKT48. Belum lagi Tata harus nunggu Fade yang belajar di Singapore. Negara yang perekonomiannya melaju cepat seperti Moge yang melanggar rambu lalu lintas.

Kalau memang mau keluar ya biarkan keluar. Kerja setengah hati itu ndak enak og mas. Sumpah. Apalagi kalau cinta nya setengah hati. Ndak enak asli.

Tapi gini, kontrak Gen 2 setahu saya sama. Kalau Nobi bisa dilepas kenapa Tata tidak. Toh ya setahu saya kontrak mereka mulai dan habisnya sama. Lalu untuk apalagi ditahan ? Itu kayak orang lagi berak trus nahan ngeden. Sakit. Ayolah, kasih kepastian. Kalau memang dia masih di JKT48, ya kasih kesempatan bagi kita-kita ini untuk ketemu di bilik rindu. Meskipun tuk sekedar ucapkan selamat menempuh hidup baru. Atau selamat dapat pacar baru. Atau ucapan selamat menjalani ibadah Long Distance Relationship.

Dan kalau memang sudah tidak dibutuhkan ya biarkan dia keluar. Segera keluarkan press release tentang ini. Toh ya akun twitter nya Tata sudah kotor banget kena debu yang berserakan. Segeralah mas kasih kepastian. Kasian lho.

Kita-kita sudah terlanjur seduh kehilangan Tata. Mosok ya kita maish harus dibuat terluka lagi dengan tidak jelasnya status Tata. Kalau masih kan kita bisa lanjutin project untuk Tata. (Lalu lapak sebelah bilang, “Project kok terus. Fakir waro ye.”)


Mas, yakinlah saya sudah pengalaman digantung. Serius. Digantung itu ndak enak.