Part
ini menceritakan sisa hari saya di Jakarta yang gabut tidak melakukan apapun.
Sama sekali tidak lakukan apapun. Hari-hari saya hanya diisi sama badan yang
sedang drop. Amat sangat drop. Buat jalan berat. Yeaah, dimulai.
Di
rumah Fendi hanya duduk diam lihatin HP doang. Bingung mau ngapain lagi.
diperparah sama badan yang tiba-tiba banget jadi manja. Dibuat berdiri aja
susah. Maunya Cuma tiduran. Bener-bener kacau ini badan kemarin. Parah sudah
ini badan.
Tercatat
mulai selasa-kamis saya meringkik kesakitan di rumah Fendi. Makanan apapun yang
masuk terasa pait. Sama sekali ga enak buat dimakan. Panas, pusing, pilek, dan
batuk bercampur jadi satu. Sebenarnya saya yang ga enak sama Fendi. Karena saya
kan nebeng tidur sama doi. Doi kelihatan bingung juga kemarin kayaknya. Saya
berusaha kuat tapi karena badan udah ga enak jadi bingung mau ngeles gimana
lagi. Saya cuma berharap semoga cepet kamis dan balik.
Singkat
cerita, kamis datang. It’s mean, time to back. Saya pamit ke Fendi dan temannya
yang ada di rumah doi. Kereta jam setengah 12 dan saya datang jam 10. Daripada telat
mending datang duluan. Badan masih sakit banget. Butuh tempat buat tiduran.
Kereta
datang dan masuk ke gerbong nomer 3. Tempat duduknya enak dekat sama pintu jadi
lebih leluasa buat ke pintu sekedar buat berdiri atau apalah. Malam menjelang
yang artinya sebentar lagi sampai Surabaya. Jam 9, yang duduk di sebelah saya
turun di Lempuyangan Jogja.
Waktu
menunjukkan pukul 02.30 WIB pas saya turun di Stasiun Gubeng Surabaya. Bingung
mau cari tempat tidur dimana karena kondisi masih amat sangat pagi. Mau rebahin
badan juga ga bisa karena ga ada tempat. Duduk-duduk diluar sampai jam 4 pagi.
Loket buka dan niat mau cari tiket kereta jam 4 pagi. Apadaya tiket habis dan
paling pagi jam 7 daaan tiketnya mahal, 20 ribu. Padahal duit tinggal 50ribu
tok. Mati lah ini. Daripada ga pulang, ambillah tiket itu. Sambil nunggu
kereta, saya sempatin tiduran di ruang tunggu. Lumayan setengah jam bisa tidur.
Singkatnya,
jam 9 sampai Malang. Badan bukannya membaik malah makin terpuruk. Niat awal mau
balik besok sabtu. Tapi karena duit sudah ludes jadi mending balik habis sholat
jum’at. Itun-itung hemat duit dan biar istirahat di rumah.
JKT48 Mission Edisi
22/12/2013 selesai. Terima kasih atas segala perhatiannya. Sekali lagi saya
ingatkan, bahwa cerita ini real atau asli tanpa ada yang ditambah. Kalau
dikurangi sih ada karena ada yang perlu disembunyikan :p . Tapi yakin, ini
nyata. Dan disini saya ingin mengucapkan jutaan terima kasih untuk semua yang
terlibat dalam perjalanan Misi menuju Jakarta. Fendi, Jelang, Erri, dan seluruh
elemen yang belum disebut. Maaf saya merpotkan kalian semua. Satu lagi, selamat
ulang tahun Thalia JKT48.
#HappySweet17ThMissButterflyKT48 @Thalia_JKT48
From Your Fans,
@Alipjanic #FighTata






0 komentar:
Posting Komentar