Senin, 06 Januari 2014

JKT48 Mission Edisi 22/12/2013 Part 1

“Sesungguhnya, yang tau seberapa besar keinginan kita hanya kita dan tuhan yang tahu. Orang lain tidak akan tahu. Orang lain hanya bisa spekulasi tentang apa yang kita rasakan.”

Dibuka sengan sedikit quote dari saya. Quote ini menggambarkan bagaimana banyaknya orang lain yang under-estimate terhadap saya. Bukan tanpa alasan mereka melakukan itu. Karena saya sendiri memang bisa dikatakan salah. Bukan saya sendiri sih yang salah. Tetep ngeles haha
Dulu, saya dan teman saya ber-empat punya keinginan ke Theater JKT48 bareng-bareng. Ide ini dicetuskan teman saya. Good idea saya pikir. Karena bagi saya, ini peluang bagus untuk ke Theater bareng teman-teman. Saya sudah mempersiapkan segalanya. Mulai dari uang sampai badan. Niat untuk berangkat bareng bulan oktober 2013. Tiket kereta pulang pergi sudah di genggaman. Yang artinya, sedikit lagi saya ke Theater. Masalah verif atau tidak, itu urusan belakangan bagiku.
Beberapa minggu menjelang keberangkatan, saya dapat kabar. Kabar mengenai datangnya AS Roma, klub kesukaan saya ke Indonesia. Sebenarnya, kabar ini sudah lama tercium oleh saya dan beberapa orang dalam di Romanisti Indonesia. Tapi memang mereka masih menunggu momen yang tepat dan saya masih belum yakin akan itu. Hingga akhirnya semunya semakin terang benderang dan benar, AS Roma ke Indonesia.
Saya berada di persimpangan jalan. Antara ke theater bertemu dengan dekidol atau ke GBK liat AS Roma. Jujur bukan pilihan yang mudah karena kedua hal ini bisa dikatakan menjadi primadona di dalam hati dan pikiran saya. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk berangkat ke GBK setelah berkontemplasi lama. Karena menurut saya, ke Theater JKT48 masih punya banyak waktu dan tahun depan atau tahun-tahun berikutnya AS Roma belum tentu ke Indonesia lagi. great Chance pikirku.
Saya sudah pesan tiket masuk stadion seharga ******. Saya pesan di komunitas fans club kebanggan saya, Romanisti Indonesia atau Roma Club Indonesia. Tiket sudah ada di genggaman. Tinggal membeli tiket kereta untuk cuss ke Jakarta. Saya sama 2 rekan saya masih galau, bimbang. Kapan kita berangkat dan pulang. Karena bagi saya, 2 hal ini penting untuk menjaga kualitas hidup hahah. Menjelang H-14 Roma datang, ada kabar burung yang menyebutkan kalau AS Roma menunda kedatangannya ke Indonesia. Yaitu, salah satu presenter kondang yang bilang pertama kali. Bagi saya, kalaupun itu benar terjadi (Roma menunda ke Indonesia), itu wajar. Tapi yang saya tidak suka adalah bagaimana presenter kondang itu seenaknya sendiri bilang Promotornya tidak becus blablabla. Belakangan saya sadar kalau doi juga bekerja di sebuah promotor. Pertarungan bisnis, pikir saya.
Kabar burung akhirnya menjadi kenyataan. AS Roma menunda keberangkatannya ke Indonesia. Tahun depan (2014) AS Roma berjanji akan datang ke Indonesia. Saya dan seluruh teman-teman Romanisti yang ada di Indonesia sangat terpukul. Pemain Roma pun sama. Untuk menghibur kita, manajemen AS Roma memberikan video spesial buat kita. Video permintaan maaf dari pemain, pelatih, dan manajemen Roma. Meskipun ditunda, kerjasama antara AS Roma, Nine Sport (Promotor), dan Roma Club Indonesia (Romanisti Indonesia) jadi makin erat.
Daaaaan, saya gagal ke Theater bareng teman-teman demi lihat AS Roma. AS Roma menunda kedatangannya. Artinya, saya kehilangan 2 momen penting. Kecewa ? Jelas. Yang paling saya benci adalah ada tuh orang di TL saya yang mengretweet tweet orang tentang gagalnya Roma ke Indonesia padahal doi tidak tahu kejadian aslinya. Saya yang tahu kondisi asinya Roma, memang merasa Roma butuh pembenahan.

Hingga akhirnya, saya merasa bahwa tahun ini SAYA TIDAK MUNGKIN KE THEATER.

0 komentar:

Posting Komentar