“Sesungguhnya, yang tau seberapa
besar keinginan kita hanya kita dan tuhan yang tahu. Orang lain tidak akan
tahu. Orang lain hanya bisa spekulasi tentang apa yang kita rasakan.”
Dibuka
sengan sedikit quote dari saya. Quote ini menggambarkan bagaimana banyaknya
orang lain yang under-estimate terhadap saya. Bukan tanpa alasan mereka
melakukan itu. Karena saya sendiri memang bisa dikatakan salah. Bukan saya
sendiri sih yang salah. Tetep ngeles haha
Dulu,
saya dan teman saya ber-empat punya keinginan ke Theater JKT48 bareng-bareng.
Ide ini dicetuskan teman saya. Good idea saya pikir. Karena bagi saya, ini
peluang bagus untuk ke Theater bareng teman-teman. Saya sudah mempersiapkan
segalanya. Mulai dari uang sampai badan. Niat untuk berangkat bareng bulan
oktober 2013. Tiket kereta pulang pergi sudah di genggaman. Yang artinya,
sedikit lagi saya ke Theater. Masalah verif atau tidak, itu urusan belakangan
bagiku.
Beberapa
minggu menjelang keberangkatan, saya dapat kabar. Kabar mengenai datangnya AS
Roma, klub kesukaan saya ke Indonesia. Sebenarnya, kabar ini sudah lama tercium
oleh saya dan beberapa orang dalam di Romanisti Indonesia. Tapi memang mereka
masih menunggu momen yang tepat dan saya masih belum yakin akan itu. Hingga
akhirnya semunya semakin terang benderang dan benar, AS Roma ke Indonesia.
Saya
berada di persimpangan jalan. Antara ke theater bertemu dengan dekidol atau ke
GBK liat AS Roma. Jujur bukan pilihan yang mudah karena kedua hal ini bisa
dikatakan menjadi primadona di dalam hati dan pikiran saya. Hingga akhirnya
saya memutuskan untuk berangkat ke GBK setelah berkontemplasi lama. Karena
menurut saya, ke Theater JKT48 masih punya banyak waktu dan tahun depan atau
tahun-tahun berikutnya AS Roma belum tentu ke Indonesia lagi. great Chance
pikirku.
Saya
sudah pesan tiket masuk stadion seharga ******. Saya pesan di komunitas fans
club kebanggan saya, Romanisti Indonesia atau Roma Club Indonesia. Tiket sudah
ada di genggaman. Tinggal membeli tiket kereta untuk cuss ke Jakarta. Saya sama
2 rekan saya masih galau, bimbang. Kapan kita berangkat dan pulang. Karena bagi
saya, 2 hal ini penting untuk menjaga kualitas hidup hahah. Menjelang H-14 Roma
datang, ada kabar burung yang menyebutkan kalau AS Roma menunda kedatangannya
ke Indonesia. Yaitu, salah satu presenter kondang yang bilang pertama kali.
Bagi saya, kalaupun itu benar terjadi (Roma menunda ke Indonesia), itu wajar.
Tapi yang saya tidak suka adalah bagaimana presenter kondang itu seenaknya
sendiri bilang Promotornya tidak becus blablabla. Belakangan saya sadar kalau
doi juga bekerja di sebuah promotor. Pertarungan bisnis, pikir saya.
Kabar
burung akhirnya menjadi kenyataan. AS Roma menunda keberangkatannya ke
Indonesia. Tahun depan (2014) AS Roma berjanji akan datang ke Indonesia. Saya
dan seluruh teman-teman Romanisti yang ada di Indonesia sangat terpukul. Pemain
Roma pun sama. Untuk menghibur kita, manajemen AS Roma memberikan video spesial
buat kita. Video permintaan maaf dari pemain, pelatih, dan manajemen Roma.
Meskipun ditunda, kerjasama antara AS Roma, Nine Sport (Promotor), dan Roma
Club Indonesia (Romanisti Indonesia) jadi makin erat.
Daaaaan,
saya gagal ke Theater bareng teman-teman demi lihat AS Roma. AS Roma menunda
kedatangannya. Artinya, saya kehilangan 2 momen penting. Kecewa ? Jelas. Yang
paling saya benci adalah ada tuh orang di TL saya yang mengretweet tweet orang
tentang gagalnya Roma ke Indonesia padahal doi tidak tahu kejadian aslinya.
Saya yang tahu kondisi asinya Roma, memang merasa Roma butuh pembenahan.
Hingga
akhirnya, saya merasa bahwa tahun ini SAYA TIDAK MUNGKIN KE THEATER.






0 komentar:
Posting Komentar